Hari ke-10 Gempa Cianjur, Tim DVI Polri Identifikasi 151 Jenazah, Ini Identitas 2 Jenazah Teridentifikasi

Konpers update jenazah gempa cianjur diidentifikasi Tim DVI Polri, Rabu 30 November 2022
Konpers update jenazah gempa cianjur diidentifikasi Tim DVI Polri, Rabu 30 November 2022

POJOKSATU.id, CIANJUR – Sampai dengan hari ke-10 Tim Disaster Victim Investigation (DVI) sudah mengidentifikasi total 151 jenazah korban gempa Cianjur.

Data update tersebut sampai dengan Rabu 30 November 2022 pukul 13.00 WIB.

“Sampai pukul 13.00 selasa kemarin, sampai petang kami menerima 4 jenazah,” Ujar juru bicara DVI Polri Brigjen Nyoman Eddy di RSUD Sayang, Cianjur.

Sementara untuk kegiatan identifikasi sejak Senin kemarin sampai dengan siang ini, ada 2 jenazah yang berhasil diidentifikasi.


Pertama, jenazah dengan nomor BM062/022/cjr/150 teridentifikasi sebagai Nur Hazanah. Perempuan, 43 tahun, berasal dari Kampung Cugenang, RT 03 RW 01, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

BACA: Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 149 Jenazah Korban Gempa Cianjur

“Ini kami identifikasi berdasarkan sidik jari, gigi dan catatan medis serta properti,” ungkap Eddy.

Sedangkan jenazah kedua dengan nomor BM062/022/cjr/153 teridentifikasi sebagai Roni Nurjaman. Laki laki, umur 27 tahun, dari Kampung Balong RT 5 RW 4, Kelurahan Suci, Karangpawitan, Garut.

“Ini kami identifikasi melalui sidik jari, catatan medis dan properti,” sambungnya.

Dengan demikian, sampai dengan siang hari ini total jenazah yang sudah diidentifikasi Tim DVI berjumlah 151 jenazah.

“Yang belum teridentifikasi ada 9 terdiri dari 3 kantong jenazah berisi body part dan 6 kantong jenazah berisi jenazah utuh,” bebernya.

BACA: Tim Trabas Trail Polda Jabar Distribusi Bantuan Gempa Cianjur sampai ke Daerah Terisolir

Dari jenazah tersisa itu, Tim DVI sudah mengambil sample DNA untuk kemudian dibandingkan dengan DNA pelapor yang melaporkan kehilangan keluarganya.

“Mudah mudahan dengan sampel DNA ini kita bisa secepatnya mengindentifikasi,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya meminta masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya agar melapor ke posko Ante Mortem DVI di RSUD Sayang.

“Kepada keluarga yang masih merasa kelhilangan anggota keluarganya untuk diimbau bisa melapor ke Posko Pengaduan Orang Hilang, Posko Ante Mortem DVI di bagian forensik RSUD Sayang Cianjur,” imbaunya.

BACA: Imbas Gempa Cianjur Jumlah Wisatawan Puncak Bogor Akhir Pekan Kemarin Anjlok Parah

Nantinya, masyarakat akan diambil sampel DNA juga diminta membawa data-data korban seperti rekam medis gigi, foto terakhir korban, dan rekam sidik jari.

“Untuk pengambilan sampel data DNA DVI, diharapkan yang hadir adalah orangtua kandung atau anak kandung korban untuk diambil sampel DNA-nya,” imbuhnya. (Arief/Pojoksatu)