Pencopotan Atribut Gereja Sebabkan Tenda Bocor, Pengungsi Gempa Cianjur Hujan-hujanan

Penemuan jenazah ayah dan anak perempuannya di Desa Cijedil Cianjur. Hingga Selasa 29 November korban meninggal gempa Cianjur mencapai 327 orang (ist)

POJOKSATU.id, CIANJUR – Pencopotan atribut gereja di tenda pengungsi gempa Cianjur Jawa Barat menyebabkan tenda bocor. Pengungsi mengalami hujan-hujanan.

Akibat pencopotan atribut gereja oleh oknum ormas Garis ini, tenda pengungsian korban gempa pun manjadi bocor jika hujan turun.

“Berdasarkan informasi warga yang di sana, ada beberapa tenda yang ada rembesan air yang masuk. Namun masih bisa digunakan,” kata Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, Selasa (29/11/2022).

AKBP Doni mengatakan tenda tersebut masih bisa digunakan warga. Terkait merembesnya air di tenda tersebut, Doni mengatakan para pengungsi sudah menambal tenda.


“Tenda masih digunakan oleh warga pengungsi. Hanya pada saat kondisi hujan saja yang mengalami rembesan air. Upaya warga dengan menambal titik yang bocor,” ujar dia.

Jumlah Meninggal 327 Orang

Sementara itu jumlah korban meninggal akibat gempa ini hingga Selasa (29/11) sore mencapai 327 orang.

“Adapun korban hilang yang masih dalam pencarian total ada 13 orang,” jelas Dandim Cianjur Letkol Haryanto.

Dikatakan, 4 korban meninggal terbaru yang ditemukan pada Selasa berasal dari Desa Cijedil Kecamatan Cugenang.(ikror/pojoksatu)