KSAL Ditunjuk Jadi Panglima TNI, PA 212 Desak Jokowi Pensiunkan KSAD Jenderal Dudung

Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin

POJOKSATU.id, JAKARTA- Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin menilai keputusan Presiden Joko Widodo menunjuk Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI sudah sangat tepat.

Mengingat Panglima TNI sebelumnya berasal dari Angkatan Darat yaitu Jenderal Andika Perkasa.

“Saya rasa sudah memang gilirannya KSAL Yudo Margono menjadi Panglima TNI karna sebelumnya Jendral Andika dari KSAD yg menjadi panglima TNI,” kata Novel saat dimintai tanggapan oleh Pojoksatu.id, Selasa (29/11/2022).

Novel juga menuturkan, penjunjukkan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono sebagai calon tunggal Panglima TNI itu merupakan hal yang biasa-biasa saja.


:Jadi masalah jokowi menunjuk calon panglima TNI dari KSAl biasa-biasa saja karena walau tanpa Jokowi tradisi itu akan berjalan sebagaimana biasanya,” ujarnya.

BACA : Tak Terima Miras Disebut Minuman Nabi Muhammad, PA 212 Laporkan Komedian Budi Dalton dan Sule ke Bareskrim

Selain itu, Novel juga menyinggung KSAD Jenderal Dudung yang tidak ditunjuk Presiden Jokowi.

Menurut Novel, sebaiknya Presiden Jokowi segera pensiunkan KSAD Jenderal Dudung.

“Adapun KSAD yang sekarang sebaiknya dipensiunkan saja karna menurut saya pribadi sudah gagal mengemban amanat rakyat,” ujarnya.

“Seharusnya manunggal dengan rakyat tidak terindikasi punya kepentingan politik penguasa,” tutur Novel lagu.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah resmi menunjuk Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono sebagai calon tunggal Panglima TNI.

Yudo bakal menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebagai calon Panglima TNI di DPR pada Rabu (30/11) esok. DPR kemudian akan menggelar rapat paripurna pada Kamis (1/12) sebagai persetujuan penunjukan Yudo Margono. (Firdausi/pojoksatu)