Anehnya Cara Jual Barang-barang dari Keluarga Kalideres, Kulkas Televisi Sudah Ditumpuk di Luar

Foto di dalam rumah keluarga Kalideres yang terlihat kotor (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Polisi mengungkap keanehan cara penjualan barang-barang dari keluarga Kalideres Jakbar. Ternyata barang-barang itu lebih dulu ditumpuk di luar seperti kulkas, AC, televisi.

Keluarga Kalideres ini meletakkan begitu saja barang-barang perabot di luar rumah seperti pendingin ruangan (AC), kulkas, blender, dan televisi.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengungkap sejumlah temuan digital forensik keluarga Kalideres, termasuk transaksi atau penjualan perabotan rumah oleh keluarga ini.

“Kita ketemu lagi yang lain. Oh dia menghubungi untuk menjual barang segala macam. Sempat masuk atau tidak? Oh ternyata barangnya sudah disiapkan di luar, tinggal ngambil,” kata Kombes Hengki, Kamis (24/11).


“Jadi ini benar-benar interkolaborasi kita kedepankan scientific crime investigation,” jelas Hengki lagi.

Baca Juga :

Margaretha Keluarga Kalideres yang Meninggal Mei, Ternyata Sempat Kirim Foto Terakhir September Lalu

Barang-barang perabot yang dijual itu pendingin ruangan (AC), kulkas, blender, televisi.

Selain perabot, mereka juga menjual mobil, kendaraan roda dua, dan sertifikat rumah atas nama Reny Margaretha (68).

Barang-barang itu diduga aktif dijual oleh Budianto Gunawan (68) yang berstatus adik Rudianto (71).

Diketahui, Polda Metro Jaya masih terus mendalami kasus satu keluarga meninggal di Kalideres. Polisi tengah menyelidiki penjualan rumah korban seharga Rp1,2 miliar.

Pendalaman rumah keluarga Kalideres yang mau dijual seharga Rp1,2 miliar ini, polisi ingin mengetahui uang sebesar itu hendak digunakan untuk apa oleh keluarga ini.

“Sedang didalami ya itu (rumah yang alan dijual 1,2 miliar), masih banyak teka-teki,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Senin (28/11/2022).

Selain hendak menjual rumah, kata Kombes Hengki, korban Budianto Gunawan juga telah menjual mobil milik keluarga ini. (ikror/pojoksatu)