Wanita Cantik Asal Jakarta Bantu Hewan Terdampak Gempa Cianjur

Wanita cantik asal Jakarta bantu hewan terdampak gempa Cianjur (adika fadil)

POJOKSATU.id, CIANJUR – Tidak saja manusia, hewan-hewan juga terdampak gempa Cianjur terutama hewan peliharaan warga. Wanita cantik asal Jakarta ini tergerak membantu hewan-hewan itu.

Seorang wanita cantik asal Jakarta Barat, Monicha Septhyara (23), membantu korban gempa Cianjur Jawa Barat, dari sisi hewan-hewan peliharaan warga.

Bantuan yang diberikan wanita muda itu berupa makanan untuk hewan peliharaan yang juga terdampak akibat gempa bumi tersebut.

Dirinya merelakan waktunya untuk datang langsung ke Cianjur untuk membantu hewan yang ada di lokasi gempa itu sendiri.


“Saya ikut prihatin bencana gempa bumi yang terjadi di wilayah Cianjur, saya melihat bukan hanya manusia saja yang terdampak, namun hewan-hewan juga ikut terdampak akibat gempa,” ungkap Monicha, kepada Pojoksatu.

Baca Juga :

Gubernur Jabar Sesalkan Pencopotan Label Gereja di Pengungsian Cianjur : Tidak Boleh Terulang Lagi

 

Dirinya menceritakan bahwa banyak hewan-hewan peliharaan para korban gempa yang tidak ikut dievakuasi warga saat gempa terjadi.

“Ya mungkin masih banyak masyarakat di wilayah Cianjur saat gempa terjadi tidak memikirkan hewan-hewannya untuk dievakuasi dan malah ditinggalkan begitu saja,” tuturnya.

Dirinya juga bergerak untuk membantu hewan-hewan yang terlantar akibat gempa bumi ini karena dirinya juga mempunyai hewan peliharaan di rumahnya.

Sementara itu, Bayu Gautama, salah satu relawan dari Sekolah Relawan, menceritakan, masih banyak ditemukan hewan-hewan milik korban gempa yang ditinggalkan di rumahnya saat gempa terjadi.

“Kemarin saat kita menyisir ke wilayah Kecamatan Cugenang, menemukan kucing yang ditinggalkan pemiliknya di rumah dalam keadaan masih di dalam kandangnya,” tuturnya.

Oleh sebab itu, dirinya mengakui bergerak untuk membuka donasi untuk membantu hewan-hewan ini.

“Karena mungkin di luar sana masih banyak yang belum terbuka, bantuan juga dibutuhkan untuk para hewan peliharaan yang ditinggalkan pemiliknya,” tutupnya. (adika/pojoksatu)