Identitas Pelaku Copot Label Gereja di Pengungsian Gempa Cianjur Diungkap Kapolda Jabar, Sudah Bisa Ditebak

Kapolda Jabar Irjen Suntana ungkap identitas pelaku copot lebel gereja di tenda pengungsian gempa Cianjur yang viral
Kapolda Jabar Irjen Suntana ungkap identitas pelaku copot lebel gereja di tenda pengungsian gempa Cianjur yang viral

POJOKSATU.id, CIANJUR – Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana mengungkap identitas pelaku copot label gereja di pengungsian gempa Cianjur.

Video pencopotan label gereja pada tenda pengungsian gempa Cianjur viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat sejumlah orang mencopot label gereja yang tertera pada sebuah tenda pengungsian korban gempa Cianjur berwarna biru.

Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana menyatakan, pihaknya sangat menyesalkan tindakan main hakim sendiri dan framing isu keagamaan tersebut.


Apalagi, peristiwa itu terjadi di saat Cianjur tengah membutuhkan bantuan dari berbagai pihak usai diguncang rentetan gempa sejak Senin lalu.

Karena itu, polisi memastikan akan melakukan pendalaman dan penyelidikan atas kejadian yang viral itu.

BACA: Pimpinan Ormas Garis Diperiksa Polisi Usai Copot Label Gereja di Pengungsian Cianjur

Saat ini, polisi juga sudah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap orang atau pelaku penyobekan label gereja yang ada dalam video dimaksud.

“Kejadian itu segera kita tindak lanjuti dengan mendatangi TKP, memerika saksi saksi di lokasi dan keterangan para pelaku,” ujarnya di RSUD Sayang, Cianjur, Minggu (27/11/2022).

Suntana juga mengungkap bahwa pelaku pencopotan label gereja itu merupakan pengurus salah satu ormas keagamaan di Cianjur.

“Terindikasi pelaku adalah pengurus dari ormas Garis di wilayah Cianjur,” bebernya.

Suntana memastikan, pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan melakukan tindakan sebagaimana mestinyamestinya sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami kepolisian, masyarakat, tokoh masyarakat, pemerintah daerah sangat menyesalkan hal itu,” tegas Suntana.

BACA: Gubernur Jabar Sesalkan Pencopotan Label Gereja di Pengungsian Cianjur : Tidak Boleh Terulang Lagi

Ia juga mengingatkan dan mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat bahwa Cianjur saat ini sedang dalam suasana yang sangat berduka.

“Kita sangat membutuhkan bantuan dari pihak manapun. Tidak ada perbedaan yang dilakukan oleh siapapun, semuanya untuk kemanusiaan,” tutup Suntana.

Itulah informasi identitas pelaku copot label gereja di pengungusian gempa Cianjur. (AdeGP/pojoksatu)