Alhamdulillah, 9 Rombongan Al Azhar Tuntas Dievakuasi dari Longsor Cugenang, 8 Perempuan 1 Laki-laki

Salah satu titik longsor antara jalan raya Puncak ke Cianjur akibat gempa Cianjur Senin lalu (radarcianjur)

POJOKSATU.id, CIANJUR – Rombongan mobil sekolah TK Al-Azhar Cianjur yang tertimbun longsor di Jalan Raya Cianjur-Puncak Desa Cijedil, Cugenang, berhasil dievakuasi seluruhnya, Sabtu (26/11).

Rombongan mobil sekolah TK Al Azhar ini terjebak dalam longsor tebing di Desa Cijedil imbas gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur pada Senin (20/11).

Sembilan orang berhasil dievakuasi dari dalam mobil tersebut, satu orang di antaranya anak perempuan usia 5 tahun yang ikut bersama ibunya saat kejadian nahas itu.

Perwira Penerangan Divif 1 Kostrad Mayor Inf Erly Merlian mengatakan sembilan orang tersebut terdiri atas satu anak perempuan berusia kurang lebih 5 tahun, tujuh orang perempuan dewasa, dan satu orang laki-laki.


Mayor Erly dalam keterangannya, Sabtu (26/11/2022) menyebutkan, Prajurit Kostrad yang berasal dari satuan Batalion Zeni Tempur (Yonzipur) 9/Lang Lang Bhuwana Divif 1 Kostrad, turun langsung ke titik pencarian.

Baca Juga :

Sikapi Pencopotan Label Gereja, Bupati Cianjur : Pencopotan Salah Menonjolkan Label Juga Salah

Selanjutnya, bersama dengan unsur SAR gabungan dari Polri, Basarnas, dan para relawan penanggulangan bencana, berhasil melakukan evakuasi sembilan jenazah yang terdiri atas satu anak perempuan berusia di bawah 5 tahun, tujuh perempuan, dan satu laki-laki dalam satu kendaraan.

Erly mengatakan rombongan Al-Azhar tersebut terkena tertimbun longsor setelah menghadiri acara di wilayah Sarongge.

“Berdasarkan keterangan yang diperoleh, kesembilan orang tersebut merupakan satu rombongan diduga dari Al-Azhar. Saat kejadian nahas tersebut berada di lokasi longsoran tanah setelah menghadiri acara di wilayah Sarongge,” ujarnya.

Erly menambahkan, selain korban rombongan Al-Azhar, di titik lain prajurit Lang Lang Bhuwana juga berhasil mengevakuasi jenazah sopir truk derek.

“Sebelumnya, di titik lainnya, prajurit Lang Lang Bhuwana juga berhasil menemukan satu jasad laki-laki diduga pengemudi truk derek sedang (towing) yang berhasil dievakuasi sehari sebelumnya oleh kendaraan crane Treva milik Yonzipur 9/Lang Lang Bhuwana Divif 1 Kostrad,” jelasnya.

Lebih lanjut Erly mengatakan hingga kini proses evakuasi masih terus berlanjut di kawasan. Dia menduga masih banyak korban yang tertimbun longsor akibat bencana gempa yang terjadi.

“Sampai saat ini, Yonzipur 9/Lang Lang Bhuwana Divif 1 Kostrad dan unsur SAR gabungan masih terus menyisir lokasi tersebut karena diperkirakan masih ada puluhan korban jiwa lainnya terkubur longsoran tanah,” tegasnya.(ikror/pojoksatu)