Viral, Penampakan Banner Bertuliskan ‘Gereja Reformed Injili’ di Tenda Pengungsian Korban Gempa Cianjur, Begini Reaksi Warga

Banner Gereja di tenda pengungsian Cianjur

POJOKSATU.id, CIANJUR-  Viral di media sosial sejumlah orang mencopot tulisan atau banner gereja bertulis Gereja Reformed Injili Indonesia yang disebut tertempel di tenda pengungsi gempa di Cianjur.

Banner gereja itu dipasang di tenda-tenda yang diperuntukkan bagi pengungsi korban gempa di Cianjur.

Belum diketahui tepatnya dimana lokasi tenda pengungsi gempa di Cianjur dan pencopotan banner gereja tersebut.

Dalam video, terdengar narasi orang yang mengatakan “pembongkaran” banner-banner yang ditempel memanjang di tenda berwarna biru itu.


“Pembongkaran,” ucapnya sembari tertawa ringan, ditulis pada, Sabtu 26 Desember 2022.

Tak hanya satu, terlihat warga lainnya melakukan pencopotan banner di tenda pengungsi lainnya.

Tampak pula satu orang mengenakan kopiah putih dan baju koko sedang memvideokan salah satu orang yang sedang mencopot banner.

BACA : Khusuknya Shalat Jumat Pertama di Cugenang Daerah Terdampak Paling Parah Gempa Bumi Cianjur

Untuk diketahui ribuan warga terpaksa mengungsi akibat gempa di Cianjur dengan magnitudo 5,6 pada Senin 21 November 2022 siang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 310 korban meninggal dunia akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat per Jumat 25 November 2022.

“Ada tambahan 17 korban meninggal jadi jumlah korban sampai hari ini sejumlah 310 jenazah,” ujar Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto dalam konferensi pers.

BNPB juga mencatat, korban yang masih hilang sebanyak 24 orang dan terus dilakukan pencarian.

Menurut catatan BNPB, korban luka-luka berjumlah 2.046 orang dan disebut masih fluktuatif.

Lalu, jumlah pengungsi 62.545 orang dan rumah rusak sebanyak 56.311 unit.

Gempa tersebut berdampak di 15 titik kecamatan yakni, Cianjur, Karangtengah, Warungkondang, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Sukaresmi, Bojongpicung, Cikalongkulon, Sukaluyu, Pacet, Gekbrong, Mane dan Haurwangi. (ade/pojoksatu)