PPP Rapimwil di Semarang, 14 Wilayah Usulkan Ganjar Pranowo Capres 2024

Plt Ketum PPP Mardiono (ist)

POJOKSATU.id, SEMARANG – Salah satu agenda Rapimwil PPP di Semarang adalah membahas calon presiden (capres) yang diusulkan kader. Sebanyak 14 wilayah mengusulkan Ganjar Pranowo.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Mardiono, membuka langsung kegiatan rapimwil yang digelar di Kelimutu Grand Ballroom Hotel Grand Arkenso, Kota Semarang, Jateng.

Disampaikan Mardiono, sejumlah agenda yang akan dibahas dalam gelaran Rapimwil yang diikuti 350 kader tersebut.

Salah satunya adalah pembahasan terkait calon presiden yang diusulkan kader daerah.


Pada kesempatan terpisah, dia mengungkapkan sejumlah pengurus di berbagai wilayah mengusulkan agar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk diusung menjadi calon presiden.

Baca Juga :

Otak Atik Duet Prabowo Ganjar Didukung Jokowi, Ini Kode-kodenya Menurut Pengamat Politik

“Ada beberapa wilayah, kalau tidak salah ada 14 wilayah yang memang sudah menyuarakan untuk mengusulkan kepada DPP bahwa untuk bisa mencalonkan Pak Ganjar itu permintaan wilayah,” kata Mardiono, Sabtu (26/11).

“Sekarang kami sedang berproses. Sekali lagi kami akan bawa ke KIB nanti harapan saya ya kalau itu sama calonnya ya sudah menjadi keputusan nanti,” pungkasnya.

“Merupakan bagian dari itu (usulan capres) karena memang DPP masih menunggu isu-isu terkait, termasuk usulan-usulan dari wilayah,” katanya.

Namun demikian, Mardiono menyebut proses pengusulan capres itu masih melalui beberapa proses.

Di antaranya Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) DPP PPP.

“Tapi tentu itu harus berproses, karena setelah dari wilayah juga ada nanti di DPP harus melakukan setidaknya rapimnas atau mukernas, kemudian nanti juga ada falaqah ulama nasional yang tergabung dalam majelis-majelis, nah ini juga akan melihat,” terangnya.

Lanjutnya, proses tersebut juga akan dibawa ke forum Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di mana PPP bergabung bersama Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Sebab itu, Mardiono menyebut masih ada proses sebelum mengusung capres.

“Nanti prosesnya juga akan ke gabung koalisi. Saat ini PPP bergabung ke dalam koalisi KIB. Nanti ada proses lagi. Tapi tentu sekarang bukan menjaring ya, tapi kita merangkum isu-isu dan gagasan-gagasan atau ide-ide semua kader,” katanya.

Di samping itu, Mardiono mengatakan, PPP juga membahas rencana pada Pemilu 2024 mendatang. Menurut Mardiono, PPP akan melakukan kerja elektoral. (ikror/rmol/pojoksatu)