Kinerja Pendidikan Jatim Tertinggi di Indonesia, Unggul di 33 Provinsi, Khofifah Terima Ini

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terima penghargaan 2022 (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali mendapat penghargaan di bidang pendidikan.

Khofifah juga menerima apresiasi sebagai Governor of the year for Education and Empowerment 2022.

Penghargaan tersebut juga didasari atas kinerja pendidikan di Jawa Timur yang dinilai mendapatkan penilaian tertinggi di Indonesia versi Kemendagri Tahun 2021 yang diumumkan Tahun 2022.

Kemendagri juga menilai bahwa indeks kinerja pendidikan Jawa Timur mencapai 4,2308 poin mengungguli 33 provinsi yang lain di Indonesia.


“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan kinerja dan ihtiar bersama seluruh elemen strategis pendidikan di Jawa Timur. Tentunya juga sebagai pembuktian bahwa perencanaan terkait skala prioritas di bidang pendidikan sejalan dengan prioritas dalam pembangunan nasional,” kata Gubernur Jatim, Khofifah, Sabtu (26/11/2022).

Mantan Menteri Sosial RI itu menuturkan, buah prestasi yang diraih oleh Jawa Timur juga sebagai indikator untuk memastikan bahwa layanan pendidikan di Jawa Timur dapat memberikan pelayanan dan kualitas terbaik bagi masyarakat.

“Saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak baik dari jajaran Pemprov, kabupaten dan kota yang telah bekerja keras menjaga marwah dan kualitas pendidikan di Jawa Timur,” tutur Khofifah.

Tak hanya itu, kata Khofifah, besaran dana APBD Pemprov Jatim di sektor pendidikan tidak hanya diperuntukkan bagi pendidikan yang berada di bawah kewenangan Pemprov saja, sepertu pendidikam SMA, SMK dan SLB.

“Dana tersebut juga diminta dialokasikan untuk peningkatan kualitas di tingkat Madrasah Aliyah dan Madrasah Diniyah,” ujarnya.

Mantan Menteri Sosial RI itu menuturkan, buah prestasi yang diraih oleh Jawa Timur juga sebagai indikator untuk memastikan bahwa layanan pendidikan di Jawa Timur dapat memberikan pelayanan dan kualitas terbaik bagi masyarakat.

“Saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada semua pihak baik dari jajaran Pemprov, kabupaten dan kota yang telah bekerja keras menjaga marwah dan kualitas pendidikan di Jawa Timur,” tutur Khofifah.

Selain itu, kata Khofifah, besaran dana APBD Pemprov Jatim di sektor pendidikan.

Tidak hanya diperuntukkan bagi pendidikan yang berada di bawah kewenangan Pemprov saja, sepertu pendidikam SMA, SMK dan SLB.

“Dana tersebut juga diminta dialokasikan untuk peningkatan kualitas di tingkat Madrasah Aliyah dan Madrasah Diniyah,” ujarnya.

Seperti diketahui, penghargaan Governor of The Year dianugerahkan kepada Gubernur definitif selama 2 tahun terakhir, termasuk bagi mereka yang masa jabatannya telah berakhir. Penilaian kinerja Gubernur berdasarkan data per September 2021-September 2022.

Adapun kriteria khusus yang jadi penilaian antara lain, kebijakan daerah yang yang sejalan dengan pemerintah pusat.

Lalu menyelaraskan antara kebijakan kesehatan dan lingkungan, ekonomi, e-gov, dan pendidikan daerah, serta mampu mengkoordinasikan kebijakan semua daerah di bawahnya dengan baik. (firdausi/pojoksatu)