Kronologi 3 Bocah Ditempeleng di Musolla Tebet, Kesal Anaknya Dibercandain, Orang Tua Turun Tangan

Bocah dianiaya di masjid Tebet

POJOKSATU.id, JAKARTA- Salah satu orang tua korban kekerasan bernama Hanafi menjelaskan kronologi kekerasan tiga korban di tempat ibadah di Musolla Nahdlatul Ummah, Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan.

Awalnya kekerasan itu bermula saat anak pelaku bermain dan bercanda dengan para korban.

Namun tiba-tiba anak pelaku menangis kerena dicandain oleh tiga korban yang juga merupakan temannya.

Dari kejadian ini, sang anak pelaku tersebut mengadu ke orang tuanya. Pelaku bernama Firman tak berpikir panjang langsung menyambangi tiga anak yang bermain di musolla itu.


“Pelaku bernama Firman dengan celana pendek hitam masuk ke mushola lalu memukuli anak-anak yang bercanda di dalam musholla,” kata Hanafi, Kamis (24/11/2022).

Menurut Hanafi, anak pelaku saat itu sedang bercanda dengan anak-anak seusianya yaitu para korban.

Akan tetapi anak pelaku malah mengadu yang tidak-tidak kepada orang tuanya. Kemudian pelaku melakukan penganiayaan dan kekerasan dengan cara menempeleng tiga korban berkali-kali.

“Anak pelaku saat itu sedang bercanda dengan anak seusianya, tanpa sebab lalu menangis dan mengadu ke orang tuanya (pelaku),” tutur Hanafi.

BACA : Viral, Tiga Bocah Ditempeleng Saat Main di Dalam Musolla, Lihat Videonya Bikin Emosi

Tak hanya menempeleng para korban, kata Hanafi, pelaku juga menendang para korban yang merupakan anak di bawah umur.

“Tak hanya memukul pelaku bahkan sampai menendang anak di bawah umur,” ujarnya.

Atas insiden itulah, orang tua korban kemudian membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Laporan tersebut terigistrasi dengan nomol polisi LP/381/XI/2022/RJS Minggu 20 November 2022.

“Orang tua korban juga telah melakukan visum terhadap anaknya,” ujarnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan telah meringkus pelaku penganiayaan anak-anak di Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan.

Pelaku bernama Firman itu melakukan penganiayaan dan kekerasan terhadap tiga korban yang dilakukannya di dalam Musolla Nahdlatul Ummah, Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan.

“Sudah diamankan pelakunya, masih dilakukan pemeriksaan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Ary. (Firdausi/pojoksatu)