Tiga Negara Sampaikan Belasungkawa untuk Gempa Cianjur Tewaskan 162 Orang

Kondisi bangunan banyak rusak parah akibat gempa Cianjur magnitudo 5,6 pada Senin siang 21 November 2022 (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Tiga negara menyampaikan belasungkawa untuk Indonesia atas kejadian gempa Cianjur yang menewaskan 162 orang hingga data Senin malam (21/11).

Ungkapan belasungkawa disampaikan Pemerintah Mesir, Pemerintah Kuba, Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) kepada para korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, Indonesia.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Mesir menyatakan simpati mereka pada Senin (21/11) tak lama setelah kejadian gempa dangkal magnitudo 5,6 mengguncang Cianjur.

“Mesir juga menyampaikan simpati dan solidaritasnya kepada pemerintah dan rakyat Indonesia yang bersahabat serta keluarga para korban,” kata Kementerian, seperti dikutip dari Egypt Today.


Pemerintah Kuba juga menyampaikan simpatik dan duka cita mendalam atas bencana gempa 5,6 yang terjadi di Cianjur Jawa Barat.

Baca Juga :

Update Gempa Cianjur, Gubernur Jabar : 162 Orang Meninggal Mayoritas Anak-anak

Menteri Luar Negeri Bruno Rodriguez pada Senin (21/11) menyampaikan belasungkawa kepada rakyat dan Pemerintah Indonesia.

Otoritas setempat memperingatkan bahwa jumlah korban mungkin bertambah dalam beberapa jam ke depan. Laporan terakhir menyebutkan 162 orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka.

Ucapan belasungkawa juga disampaikan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA).

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (Kemlu) menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada pemerintah dan rakyat Republik Indonesia, dan kepada keluarga para korban.

Baca Juga :

BMKG Akui Gempa Cianjur Sangat Merusak, Kampung Kadudampit Rata dengan Tanah, Ini Fotonya

Hamas Palestina Ucapkan Belasungkawa

Ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh kelompok gerakan Islam Hamas yang berbasis di Palestina.

Dalam pernyataannya di situs resmi, kelompok itu mengungkapkan solidaritas dengan kepemimpinan Indonesia, rakyat, dan keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga Allah menghujani almarhum dengan rahmat-Nya, memberikan pemulihan yang cepat bagi yang terluka, dan melindungi Indonesia dan rakyatnya dari bahaya,” isi pernyataan Hamas itu.

Sementara itu Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebutkan update jumlah korban gempa Cianjur, sebanyak 162 orang meninggal dunia, dengan mayoritas korban adalah anak-anak.

“Tercatat di call center BPBD ada 162 meninggal dunia, 326 luka-luka, mayoritas patah tulang karena tertimpa reruntuhan atau benda tajam,” kata Ridwan Kamil, saat konferensi pers di Kabupaten Cianjur, Senin malam (21/11).

Selanjutnya, ada sebanyak 13.784 pengungsi yang tersebar di beberapa titik. Sebanyak 2.345 rumah juga hancur akibat bencana gempa bumi ini.

Ridwan mengungkap, korban meninggal dunia akibat gempa tersebut mayoritas anak-anak.

Pasalnya, gempa terjadi sekira pukul 13.21 WIB, saat kondisi anak-anak sedang pulang dari sekolahnya. (ikror/pojoksatu)