Nakalnya Kapolsek Pinang, Korban Mau Buat Laporan Malah Diajak Ngamar, Sebut ‘Milikmu Seperti Rembulan’

Rezky Dana, korban pelecehan Seksual Kapolsek Pinang, Tangerang

POJOKSATU,id, JAKARTA- Korban pelecehan seksual bernama Rezky Dana alias RD akhirnya buka-bukaan perihal pelecahan seksual yang dilakukan Kapolsel Pinang, Tangerang.

Dugaan pelecehan seksual versi korban RD bermula saat dirinya hendak membuat laporan penganiayaan yang dilakukan oleh temannya terhadap dirinya.

Saat itu RD membuat laporan ke Polsek Pinang pada 11 Juli 2022 lalu. RD kemudian disamperin langsung oleh Kapolsek Pinang Iptu MT.

“Saya ini korban penganiayaan sama teman laki-laki saya. Waktu itu laporan ke Polsek Pinang malam hari Senin 11 juli. Saya lagi duduk di ruang tunggu terus disamperin sama dia (Tapril atau Kapolsek Pinang),” kata RD di Polda Metro Jaya, Kamis (17/11/2022).


Kapolsek Pinang Iptu MT kemudian mengajak pelapor RD ke ruangannya untuk membahas perihal laporan yang hendak dilayangkan RD.

BACA : Wanita yang Ngaku Dilecehkan Kapolsek Pinang Ternyata Sering Dikasih Uang Usai Hubungan Badan

Saat di ruangan Kapolsek Pinang, korban RD diintrogasi Kapolsek terkait kasus yang dialaminya itu.

“Terus diajak ke ruangannya dia (Kapolsek) bicara sudah nggak sopan. Tanya perkaranya apa, saya jawab saya dianiaya dan diancam bakal disebarkan foto dan video saya yang gak wajar,” ujar RD.

Menurut RD, Kapolsek Pinang Iptu MT tak percaya lantaran Kapolsek Pinang meminta fota dan videonya itu. Namun permintaan Iptu MT itu tak diiyakan korban RD.

“Coba lihat sini foto dan videonya, terus saya bilang saya gak punya saya aja gk tahu kapan diambil. Terus dibilang saya (Kapolsek) gak percaya sama kamu kalau gitu,” ujar RD menirukan ucapan Kapolsek.

Selanjutnya pada tanggal 17 Juli, RD kembali mendatangi Polsek Pinang. RD pun kembali bertemu dengan Kapolsek Pinang.

Pada saat itulah Iptu MT meminta kontak RD. Dari sinilah komunikasi keduanya terjalin.

BACA : Janda yang Mengaku Dilecehkan Kapolsek Pinang, Faktanya Hubungan Badan di Hotel Dilakukan Suka Sama Suka

“Pertemuan kedua di lantai bawah tanggal 17 terus di bawa lagi sama dia. Di situ di ruangan. Saya disuruh save nomor dia. Nomor aku dia minta,” tutur RD.

Pengakuan RD, Keesokan harinya, Kapolsek Pinang mengajak dirinya untuk ketemuan. Pada pertemuan perdana ini, Iptu MT langsung mengajak RD ke sebuah hotel.

“Aku pikir omongin perkara aja. Dia jemput gak taunya dia langsung belok ke hotel. Aku udah berontak. Dibilang udah kamu aman sama siapa kamu tahu kan saya siapa,” tutur RD.

Sesampainya di hotel, RD mengaku dirinya langsung didorong kedalam kamar hotel. Saat itulah, tubuh RD langsung diangkat ke keatas kasur.

“Badan aku diangkat di atas kasur sama dia, dia naikin baju aku dengan kata ‘ih badan kamu bagus sekali perut kamu sixpack walaupun udah punya anak. Ini aku dibuka, terus dibilang punya kamu seperti rembulan,” tutur RD.

“Aku jijik aku tutupin sampe dia melakukan. Aku ga buka baju, jadi setengah dengan badan dia yang kekar,” pengakuan RD. (Firdausi/pojoksatu)