Surya Paloh Akui Berseberangan Sikap Politik dengan Jokowi Usai Capreskan Anies Baswedan

Anies Baswedan dan Surya Paloh (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengakui berseberangan sikap politik dengan Jokowi usai pencapresan Anies Baswedan.

Surya Paloh menegaskan sikap politik antara Nasdem dan Jokowi saat ini berbeda, tetapi Paloh mengaku sebagai teman akan terus bersama.

Paloh menyebut Joko Widodo tetaplah sebagai sahabat bagi Partai Nasdem.

Isu retaknya hubungan antara Partai Nasdem dan Presiden Jokowi mencuat lantaran Nasdem secara tegas mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden di 2024 mendatang.


Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh meminta seluruh kader Nasdem untuk positif thingking dengan sejumlah intimidasi yang terjadi di sosial media tentang Nasdem maupun Anies Baswedan.

Baca Juga :

Pengamat : Jokowi Ingin Capres dari Golkar, Sinyal Dukungan ke Airlangga Makin Kuat

“Kita harus mempunyai kesadaran bersama untuk saling membesarkan hati kita, kita harus mengedepankan positif thinking kita, kita harus merasakan dan merangkul komponen masyarakat,” kata Surya Paloh dalam acara HUT Nasdem ke-11, JCC, Senayan, Jumat (11/11).

“Dan kita harus menyatakan kita ikut bersama-sama bertanggung jawab terhadap maju mundurnya kemajuan bangsa dan bernegara,” jelasnya.

Surya Paloh menegaskan, meski sikap politik antara Nasdem dan Jokowi saat ini berbeda, tetapi dia mengaku sebagai teman akan terus bersama.

Usai penetapan calon presiden dari Nasdem itu, sejumlah gejolak politik mulai muncul baik yang menyerang Anies maupun Partai Nasdem.

“Kita mendoakan agar kepemimpinan Presiden Jokowi, seorang sahabat yang lebih dari sekedar sahabat yang saya kenal, tetaplah Joko Widodo sebagai sahabat bagi Partai Nasdem,” tutupnya. (ikror/pojoksatu)