Habib Rizieq Sebut Bukti Baru Kasus KM 50 Sangat Banyak, Masih Banyak Jenderal Baik di Polisi

Habib Rizieq Shihab atau HRS soal KM 50 (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Habib Rizieq menanggapi pernyataan Kapolri Jenderal Sigit soal kasus KM 50 laskar FPI. Menurutnya, novum atau bukti baru kasus KM 50 ini sangat banyak.

Habib Rizieq Shihab (HRS) mendukung pernyataan Kapolri usai RDP bersama komisi III DPR RI yang menyatakan bakal membuka lagi kasus KM 50 laskar FPI jika terdapat novum alias bukti baru.

“Saya dukung pernyataan Kapolri, kalau ada novum baru kami akan buka kembali kasus KM 50. Nah sekarang, novum barunya sangat banyak pak, salah satunya tolong dicarikan dimana CCTV KM 50, karena yang menyitanya adalah orang bapak,” kata Habib Rizieq dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Senin malam (7/11).

“Dalam sidang Sambo, Jaksa menyebutkan bahwa orang yang menyita CCTV kasus Sambo adalah orang yang sama yang menyita CCTV di KM 50,” jelasnya.


“Kami meminta kepada bapak Kapolri pernyataan dari Jaksa Penutut Umum (JPU) kasus Sambo itu dijadikan sebagai masukan, sebagai modal. Digali terus periksa itu semua geng KM 50, cari itu CCTV-nya ada dimana,” pinta Rizieq.

Baca Juga :

Anies Temui Habib Rizieq di Petamburan, Ini Penjelasan Anies Baswedan

 

Habib Rizieq menyinggung saksi yang dihadirkan yaitu AKBP Ari Cahya alias Acay yang disebut JPU adalah tim CCTV kasus KM 50.

Menurutnya CCTV tersebut akan mengungkap bahwa laskar FPI masih hidup di KM 50. Dan CCTV akan mengungkap bahwa mobil polisi yang ada di KM 50 tidak ada satupun yang rusak ataupun tergores.

“CCTV itu kunci, tolong dicari Pak,” kata HRS lagi.

Menurut Habib Rizieq, pihak kepolisian harus menyelidiki keberadaan CCTV pada KM 50. Hal ini, kata dia, untuk menghindari prasangka terhadap institusi kepolisian.

Habib Rizieq mengklaim jika CCTV merekam siapa penumpang di dalam mobil Toyota Land Cruiser warna hitam, komandan lapangan pemberi arahan.

CCTV ini juga merekam saat laskar keluar dari tol Karawang Timur dan ditembaki di depan hotel Novotel.

“Dan di sepanjang tol ada CCTV, dan CCTV itu akan memperlihatkan siapa saja petugas yang hadir di KM 50,” katanya.

“Karena masih banyak polisi yang baik, masih banyak jenderal yang baik, jangan sampai kami curiga kepada semua polisi,” ujar Habib Rizieq Shihab soal kasus KM 50 ini. (ikror/rmol/pojoksatu)