Tragedi Kanjuruhan Malang, Pegiat Media Sosial : Baru Selesai Kasus Ferdy Sambo, Integritas Kapolri Diuji Lagi

Polisi menembakkan gas air mata dalam stadion yang jadi pemicu tragedi Kanjuruhan Malang

POJOKSATU.id, JAKARTA- Baru saja P21 kasus Ferdy Sambo, kini integritas institusi Polri kembali diuji dengan kasus tragedi berdarah di stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan ratusan suporter.

Kasus bentrokan yang menewaskan ratusan suporter itu disebut-sebut yang menjadi penyebab utama para suporter  meninggalkan dunia kerena faktor tembakan gas air mata dari petugas kepolisian.

Selain tembakan gas air mata itu melanggar aturan FIFA, tembakan tersebut juga membuat suporte sesak nafas sehingga menyebabkan meninggal dunia.

Pengamat media sosial, Darmasyah menilai tragedi berdarah di Kanjuruhan Malang itu tentu kembali akan berdampak kepada kepercayaan publik terhadah institusi Polri.


Apalagi, Korps Bhayangkara itu baru saja selesai melewati badai besar, yaitu kasus pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo.

BACA : Anggota TNI Terlibat Kekerasan di Kanjuruhan Malang, Panglima TNI Tak Segan-segan Memberi Hukuman, Pokoknya Gak Ada Ampun !

“Di Malang matikan seratus lebih suporter diduga akibat tembakan. Pasti tambah stres itu Kapolri,” kata Darmasyah saat dihubungi, Senin (3/10/2022).

Darmasyah juga menyebut, meski hasil investigasi Polri dan institusi lainnya belum keluar.

Namun pria yang akrab disapa Darman itu menduga kasus tragedi berdarah di Kanjuruhan itu pasti akan berdampak pada kepercayaan publik kepada Polri.

“Sambo matikan satu ajudan aja berdampak apalagi ini,”  tandasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan akan melakukan investigasi penuh atas tragedi Kanjuruhan Malang.

Termasuk penggunaan gas air mata dalam stadion Kanjuruhan Malang. Siapa penembak gas air mata dalam stadion dan pemberi perintah di Kanjuruhan pun akan dicari untuk diperiksa secara intensif.

“Kami akan mendalami SOP dan tahapan-tahapan yang dilakukan tim pengamanan pertandingan,” ujar Listyo. (firdausi/pojoksatu)