Pengamat Intelijen Bongkar Dalang Penyebab Tragedi Kanjuruhan Malang, Oh Ternyata Ini

Tragedi Kanjuruhan Malang siapa dalangnya? Ini kata pengamat intelijen (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA— Pengamat intelijen dan keamanan Stanislaus Riyanta buka-bukaan perihal dalang penyebab tragedi Kanjuruhan Malang.

Tragedi kematian ratusan suporter Arema ini dinilai murni kelalaian penyelenggara dalam pertandingan antara Arema FC dan Persebaya.

“Ini adalah suatu kelalaian penyelenggaraan dan penanganan yang tidak tepat,” kata Stanislaus saat dihubungi pojoksatu.id, Senin (3/10/2022).

Stanislaus menuturkan, dalam tragedi berdarah ini, pihak aparat dalam hal ini kepolisian tak bisa disalahkan, mengingat kepolisian sudah mengamankan secara profesional.


“Jadi tidak mungkin aparat sengaja menciptakan tragedi ini,” tuturnya.

Baca Juga :

Simpang Siur Korban Kerusuhan Arema, Susi Pudjiastuti : Beri Angka Sejujurnya Berapa Saudara Kami Berpulang

Apalagi, kata dia, pihak kepolisian sudah mengeluarkan rekomendasi agar agar jadwal pertandingan Arema vs Persebaya dimajukan.

Namun pihak pelaksana PT Liga Indonesia Baru tak menghiraukan rekomendasi tersebut.

“Polri sudah mengeluarkan rekomendasi terkait penyelenggaraan, jadi unsur kelalaian panitia yang tidak mau mengikuti rekomendasi Polri,” tegasnya.

Seperti diketahui, kerusuhan Kanjuruhan Malang terjadi usai laga bertajuk Derbi Jatim antara Arema FC vs Persebaya yang berakhir 3-2 untuk Bajul Ijo.

Ribuan suporter Arema atau yang dikenal dengan Aremania merangsek masuk ke lapangan merusak fasilitas stadion karena tidak terima tim favoritnya kalah.

Sejurus kemudian pihak keamanan yang bertugas di Kanjuruhan menghalau massa dengan tembakan gas air mata.

Sialnya, tembakan gas air mata itu tak hanya mengarah ke kerumunan massa di lapangan tapi juga ke arah tribun penonton.

Atas insiden ini, jumlah korban meninggal dunia usai diverifikasi berjumlah 125 orang.

Data terverifikasi itu didapat dari Dinas Kesehatan Malang.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan akan melakukan investigasi penuh atas tragedi Kanjuruhan Malang.

Termasuk penggunaan gas air mata dalam stadion Kanjuruhan Malang. Siapa penembak gas air mata dalam stadion dan pemberi perintah di Kanjuruhan pun akan dicari untuk diperiksa secara intensif.

“Kami akan mendalami SOP dan tahapan-tahapan yang dilakukan tim pengamanan pertandingan,” ujar Listyo.(firdausi/pojoksatu)