Berkas Dinyatakan Lengkap, Roy Suryo Siap Diseret ke Meja Hijau, Kasus Meme Stupa Mirip Jokowi

Roy Suryo

POJOKSATU.id, JAKARTA- Berkas perkara kasus meme stupa Candi Borobudur mirip Presiden Joko Widodo dengan tersangka mantan politikus Partai Demokrat Roy Suryo dinyatakan telah lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

“Iya benar sudah P21,” ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kejati DKI Jakarta, Ade Sofyan kepada wartawan, Kamis 29 September 2022.

Karena sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa maka Roy Suryo dan berkas perkara bakal segera diserahkan polisi ke jaksa.

Pelimpahan tahap kedua dilakukan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat, Kamis siang sekitar pukul 14.00 WIB.


Artinya, Roy Suryo bakal segera diseret ke meja hijau guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Tahap dua dilaksanakan hari ini, di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Sekitar pukul 14.00 WIB,” ujar dia lagi.

Seperti diketahui, perwakilan umat Budha Nusantara, Kurniawan Santoso, mendatangi Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya dengan kuasa hukumnya yaitu Herna Sutana pada Selasa, 28 Juni 2022.

Pelapor menjalani pemeriksaan terkait pelaporannya kepada Roy Suryo soal meme stupa candi Borobudur yang diedit seperti wajah Presiden Jokowi.

Herna menjelaskan, maksud kedatangannya yaitu untuk memberikan keterangan terkait kasus yang dilaporkannya.

BACA : Masa Penahanan Roy Suryo Diperpanjang 60 Hari, Polisi : Berkasnya Masih Diteliti

Selain itu, dia juga membawa sejumlah barang bukti tambahan yang akan diserahkan ke penyidik dalam pemeriksaan tersebut.

“Kita akan menyajikan bukti-bukti yang kita punya yang kita dapat yang kita ketahui itu aja. Ada beberapa bukti tambahan yang kita juga sudah kumpulkan lebih lengkap lagi semua dalam bentuk hardcopy dan bentuk softcopy itu aja,” tutur Herna.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri saat itu, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, saat itu kemudian membenarkan adanya pelaporan terhadap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, ke Bareskrim Polri pada Senin, 20 Juni 2022.

“Kita membenarkan sekitar pukul 11.50 ada yang melaporkan salah seorang inisial pelapor KW. Nomor LP/B/0293/VI/2022/SPKT Bareskrim Polri, tertanggal 22 Juni,” kata Gatot saat dikonfirmasi wartawan.

Menurut dia, pelapor KW melaporkan akun Twitter @KRMTRoySuryo2. Diduga, pemilik akun Twitter itu adalah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, yang juga mantan politikus Partai Demokrat.

Dalam laporannya, Roy Suryo diduga melakukan ujaran kebencian buntut unggahan foto stupa Candi Borobudur yang mirip dengan wajah Presiden Jokowi.

“Terkait dugaan ujaran kebencian berdasarkan SARA dan/atau penistaan agama Budha sebagaimana Pasal 45A Ayat (2) jo Pasal 28 Ayat (2) UU Nomor 19 tahun 2016 tentang ITE dan/atau pasal 156a KUHP,” ujarnya.

Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan, Roy Suyo menjadi tersangka. (ade/pojoksatu)