Bukan Untuk Naikkan Citra Polisi, Pakar Hukum Dukung Sikap Kapolri Terhadap Kasus Ferdy Sambo

Ferdy Sambo dan Brigadir Joshua (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Pakar hukum pidana Prof Mudzakir menyebut penolakan banding terhadap kasus Ferdy Sambo tersebut sudah tepat. Dia mendukung langkah Kapolri Jenderal Sigit ini.

Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia ini menyatakan sikap Polri atas kasus Ferdy Sambo ini bukan karena untuk naikkan citra polisi, tetapi karena alat bukti hukum sangat kuat, maka banding ditolak.

Penolakan banding mantan Kadiv Propam Polri ini dinilai sudah tepat. Sebab, Polri telah memiliki bukti yang kuat sehingga tetap memecat Sambo.

“Penolakan banding tersebut sudah tepat, bukan karena untuk naikkan citra polisi, tetapi karena alat bukti hukum sangat kuat maka banding ditolak,” kata Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Prof Mudzakir dalam keterangannya di Jakarta, Senin (26/9).


Prof Mudzakir menyebutkan bahwa citra dan martabat Polri bisa kembali pulih apabila Korps Bhayangkara bertindak profesional dalam melakukan penegakan hukum.

Baca Juga :

Saksi Kunci AKP AR Sudah Mulai Pulih, Sidang Etik Brigjen Hendra Kurniawan Segera Digelar

Menurutnya, citra polisi akan naik dengan sendirinya karena menegakkan hukum dengan penuh keberanian.

“Jadi naik citra dan martabat polisi hanya bisa dilakukan apabila polisi profesional dalam penegakan hukum dan asas-asas hukum dan keadilan mendasarkan pada asas persamaan di depan hukum,” katanya.

Lebih lanjut, Mudzakir menyebutkan, saat ini Sambo tengah menunggu proses hukum pidana kasus pembunuhan berencana Brigadir J dan obstruction of justice terkait penyidikan kasus pembunuhan tersebut.

“Satu dakwaannya untuk pasal pembunuhan, satu dakwaan lagi untuk dakwaan obstruction of justice,” tandasnya.

Sebelumnya permohonan banding yang diajukan Ferdy Sambo ditolak. Dengan begitu, jenderal bintang dua tersebut tetap dipecat dengan tidak hormat dari Polri.

Sambo sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana Brigadir Joshua.

Mabes Polri kini tengah menyusun berkas administrasi pemecatan Ferdy Sambo sebelum diserahkan kepada Sekretariat Militer Presiden.

Presiden Joko Widodo nantinya akan mengeluarkan keputusan presiden tentang pemecatan Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua ini. (ikror/pojoksatu)