Anggaran Pengangkatan Guru PPPK di Tahun 2023 Sudah Secure, Nadiem Makarim Janji Bakal Memperjuangkan

Mendikbud Ristek Nadiem Makarim

POJOKSATU.id, JAKARTA- Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim mengatakan, di tahun 2023 mendatang anggaran pengangkatan guru honorer ke Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK) sudah mulai dianggarkan.

Selain itu, gaji guru PPPK ditahun 2023 mendatan juga sudah dianggarkan. Namun Nadiem tak merinci secara detail nominal alokasi anggaran dalam formasi pengangkatan guru PPPK tersebut.

“Dan gaji guru P3K (dan pengankatan) ini harus juga diingatkan, sekali lagi bahwa untuk tahun 2023 itu sudah di secure dalam anggaran transfer ke daerah dalam era APBN 2023,” kata Menteri Nadiem dalam rapat kerja bersama Komite III DPD RI yang disiarkan di Youtube DPD RI, Selasa (27/9/2022).

Nadiem nenuturkan, kendala yang kerap menjadi permasalahan pengangkatan guru PPPK. Salah satu kendalanya yaitu di tingkat Pemda setempat.


BACA : Banyak Guru PPPK yang Tak Terima Gaji, Nadiem Makarim Terkesan Ogah Disalahkan

Atas hal itulah banyak guru yang sudah mengajar bertahun-tahun mengeluhkan pengakatannya yang tak kunjung diangkat menjadi guru PPPK.

“Dan formasi itu adalah haknya Pemda mereka punya kekuasaan untuk tidak memberikan full angka formasi tersebut,” ujarnya.

“Guru itu adalah diangkat oleh Pemda mereka yang merekrut mereka yang sebenarnya memberikan gaji dan mengangkat SK daripada guru-guru tersebut,” tambah Nadiem.

Nadiem akui, banyak guru yang mengadu ke pihaknya terkait pengangkatan menjadi guru PPPK. Padahal pengakuan guru tersebut, SK nya sudah keluar. Nmun Pemda setempat justru tak langsung melakukan pengangkatan menjadi guru PPPK.

“Kami juga menghadapi masalah bahwa walaupun sudah mendapatkan informasi juga SK pengangkatannya tidak langsung dilakukan jadi banyak yang guru-guru yang komplain mengenai belum diangkat,” ujarnya.

Karena, kata Nadiem, pihaknya bersama Kementerian PAN RB terus akan memperjuangkan nasib para guru honerer menjadi guru PPPK.

“Kami terus akan berjuang bersama teman Kementerian PA RB beserta Kementerian Keuangan dan berjuang atas nama guru-guru honere tersebut untuk selalu mengakselerasi pengangkatan (PPPK) mereka. dan juga mengaklerasi jumlah formasi yang ada,” tegas Nadiem. (firdausi/pojoksatu)