Bripka Dirgantara Alami Luka Bakar 70 Persen, Kapolda Jateng : Belum Bisa Kita Minta Keterangan

Bripka Dirgantara Pradipta mengalami luka serius akibat paket yang meledak di asrama polisi Sukoharjo (ist)

POJOKSATU.id, SUKOHARJO – Bripka Dirgantara Pradipta alami luka bakar hingga 70 persen akibat ledakan di Asrama Polisi Sukoharjo. Kapolda Jateng sudah membezuk korban di RS Mawardi Surakarta.

Ledakan bahan petasan atau mercon hasil razia polisi yang disimpan di rumah Bripka Dirgantara ini menyebabkan luka bakar hingga 70 persen di tubuh personel Polresta Surakarta bagian intel ini.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi sudah membezuk anggotanya ini di RSUD Mawardi Surakarta, Minggu malam (25/9).

Anggota Polresta Surakarta ini mengalami luka bakar yang serius usai kejadian meledaknya bungkusan berisi bahan petasan atau mercon di luar rumahnya di Asrama Polisi Sukoharjo.


“Untuk korban mengalami luka bakar 70 persen. Masih dalam perawatan tim dokter dari RS Mawadi,” jelas Kapolda Jateng di rumah sakit.

Baca Juga :

Kapolda Jateng Beberkan Hasil Olah TKP Asrama Polisi Sukoharjo, Ledakan Berasal dari Bahan Petasan

Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, anggotanya tersebut belum bisa dimintai keterangan terkait meledaknya bahan petasan atau mercon di asrama polisi ini.

“Biar pulih dulu, baru kita mintai keterangannya,” ujarnya.

Kapolda juga menegaskan tidak ada unsur teror dalam kejadian ini. Sehingga masyarakat tidak perlu cemas apalagi takut dalam beraktivitas.

“Silakan masyarakat beraktivitas seperti biasa. Polri jamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegas Kapolda Ahmad Luthfi.

Bahan Mercon Hasil Razia

Seperti yang diketahui, paket petasan atau mercon yang meledak ini merupakan milik warga Polanharjo, Klaten, berinisial A yang dipesan di sebuah CV dikawasan Indramayu.

Paket bahan petasan tersebut disita anggota kepolisian pada tahun 2021 pada saat razia di kawasan Jurug.

Baca Juga :

Menggelegar, Kesaksian Warga Suara Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo Terdengar Radius 2 Km

“Sudah dicek pada register di Polresta Surakarta, memang paket ini merupakan BB pada giat setahun lalu. Untuk kenapa bisa sampai kerumah tersebut ini yang masih didalami,” kata Kapolda Jateng.

Akibat ledakan yang awalnya dikira bom di asrama Polri Arumbara, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (25/9) pukul 18.00 WIB menyebabkan seorang polisi bernama Bripka Dirgantara Pradipta menjadi korban.

Tubuhnya penuh luka. Kaki kanan dan kirinya dibalut perban. Bripka Dirgantara Pradipta mengalami luka bakar 70 persen dan kini dirawat intensif di RS Mawardi Surakarta atau Solo. (ikror/pojoksatu)