Bagaimana Mekanisme Pengangkatan Guru Honorer Lulus PG jadi ASN PPPK 2022 ? Ini Penentuannya

PPPK Guru

POJOKSATU.id, JAKARTA – Guru honorer negeri atau guru non-ASN yang lulus passing grade 2021 sedang menanti pengangkatan dan penempatan mereka sebagai ASN P3K 2022.

Rencananya, pengangkatan dan penempatan guru honorer jadi ASN PPPK 2022 dilakukan pada Oktober 2022.

Mekanisme pengangkatan guru honorer jadi ASN P3K 2022 telah diatur dalam Permen PANRB No 20 Tahun 2022 tentang Pengadaan P3K Guru pada Instansi Daerah.

Penempatan dan pengangkatan guru honorer jadi ASN P3K 2022 diatur lebih rinci dalam juknis PPPK 2022 No 349/P/2022 yang diterbitkan pada 14 September 2022.


Dalam juknis PPPK 2022 disebutkan, guru honorer atau guru non-ASN yang telah lulus passing grade diurutkan kembali berdasarkan nilai total hasil seleksi tahun 2021.

BACA: Perbandingan Formasi PPPK 2022 dengan Kebutuhan Guru Provinsi Seluruh Indonesia

Jika terdapat nilai total yang sama, maka diambil nilai yang lebih tinggi berdasarkan urutan:

  1. Nilai kompetensi teknis;
  2. Nilai kompetensi manajerial dan sosio-kultural;
  3. Nilai wawancara;
  4. Usia.

Apabila guru honorer negeri mengikuti seleksi kompetensi I dan seleksi kompetensi II, hasil seleksi yang digunakan mengikuti ketentuan sebagai berikut:

  • Apabila guru non-ASN memilih jabatan yang sama pada seleksi kompetensi I dan seleksi kompetensi II maka dinyatakan lulus dengan menggunakan nilai akhir paling tinggi;
  • Apabila guru non-ASN memilih jabatan yang berbeda pada seleksi kompetensi I dan seleksi kompetensi II maka penempatan menggunakan nilai seleksi kompetensi II terlebih dulu.

Guru non-ASN ditempatkan pada tempat tugas masing-masing apabila kuota penetapan kebutuhan P3K Guru pada instansi daerah tersedia di tempat tugasnya.

BACA: Ini Syarat Pendaftaran PPPK Guru 2022 Berdasarkan Juknis Seleksi PPPK 2022

Apabila tidak terdapat kuota penetapan kebutuhan P3K Guru pada instansi daerah di tempat tugasnya, maka guru non-ASN akan ditempatkan pada satuan pendidikan (sekolah) lain yang tersedia kuota penetapan kebutuhan.

Guru non-ASN belum dapat ditempatkan, apabila tidak terdapat kebutuhan P3K Guru pada instansi daerah yang sesuai dengan sertifikat pendidik dan atau kualifikasi akademik yang dimilikinya.

Guru non-ASN yang memiliki dua nilai dari hasil seleksi kompetensi I dan seleksi kompetensi II pada tahun 2021 mendapatkan kesempatan kedua untuk ditempatkan pada instansi daerah dengan menggunakan nilai seleksi kompetensi I.

Proses itu dilakukan secara berulang hingga kuota penetapan kebutuhan P3K guru sudah tidak tersedia dan atau guru non-ASN sudah ditempatkan.

Apabila penempatan guru non-ASN telah selesai dan masih terdapat sisa kuota penetapan kebutuhan P3K Guru, maka dilanjutkan dengan penempatan lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang telah lulus passing grade 2022.

Baca penjelasan lengkap Plt Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbudristek Prof Nunuk Suryani.

Klik disini Mekanisme Pengangkatan Guru Honorer Lulus PG jadi ASN PPPK 2022.