Kamaruddin  Simanjuntak Wanti-wanti Jaksa Agung Agar Tolak ‘Doa’ Putri Candrawati

Kamaruddin Simanjuntak pengacara keluarga Brigadir Joshua (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Pengacara Brigadir Joshua, Kamaruddin Simanjuntak, berharap Jaksa Agung tak terima dorongan amplop (Doa) dari tersangka Putri Candrawati.

Doa atau dorongan amplop ini , kata Kamaruddin harus ditolak dengan tegas oleh Kejagung terkait kasus Putri Candrawati ini.

Sehingga Jaksa Agung bisa tegas menahan Putri Chandrawati di rutan nantinya jika berkas sudah rampung atau P21.

“Jadi kita harap Jaksa Agung belum terima ‘Doa’. Kan begitu supaya nanti tegas, menangkap dan menahan dan menitipkan di rutan kejaksaan supaya beliau merenung atau merenungkan sikap dan perbuatannya,”kata Kamaruddin Simanjuntak, Sabtu (24/9). .


Dia juga meminta Jaksa Agung segera menangkap istri Ferdy Sambo, Putri Chandrawati usai berkas perkaranya rampung atau P21.

Kamaruddin menyebut, penyidik dan dirinya akan mengurus sejumlah berkas di Jambi atau kediaman orangtua Brigadir Joshua.

Baca Juga :

Sudahi Kait-kaitkan 3 Kapolda dengan Kasus Sambo, Jenderal Ini Sampai Ultimatum : Saya Tegaskan

Setelah itu penyidik akan menyerahkan berkas atau melimpahkan ke Kejaksaan Agung.

Di sini ia berharap setelah berkas perkaranya lengkap, Putri Candrawati langsung ditahan.

“Maka diteliti dalam 1-2 hari oleh Jaksa, lengkap langsung P21. Setelah P21 maka ditangkap semua ini tersangka termasuk Putri, diserahkan kepada Jaksa Agung,” kata Kamaruddin, Sabtu (24/9/2022).

Ayah Brigadir Joshua Tak Menyerah

Samuel Hutabarat ayah Brigadir Joshua mengaku tak pernah menyerah mengawal kasus kematian putranya di rumah atasannya Ferdy Sambo.

Samuel Hutabarat juga membantah bahwa dia menyerah dengan kasus kematian Brigadir Joshua ini.

” Saya pertama sekali dulu mengklarifikasi mungkin beberapa hari yang lalu ada di berita-berita YouTube yang begitu sepotong-sepotong,” kata Samuel Hutabarat di Refleksi Kasus Brigadir Joshua di Cafe Bunga Robusta.

Di video itu menyatakan bahwa mereka keluarga Brigadir Joshua Hutabarat menyerah.

“Sebenarnya bukan menyerah. Lelah melihat pekerjaan polisi yang begitu memutar-mutar kayak gasing. Itu yang sebenarnya. Bukan menyerah tapi capek melihatnya,” kata Samuel Hutabarat.

” Saya meluruskan, saya ini tidak pernah lelah untuk mencari keadilan,” kata Samuel.

Diakuinya pihak keluarga Brigadir Joshua hanya merasa lelah melihat perkembangan kasus kematian putranya.

Samuel Hutabarat berharap dukungan dari masyarakat untuk sama-sama mengawal kasus Brigadir Joshua hingga diusut tuntas termasuk menahan Putri Candrawati ini. (ikror/pojoksatu)