OTT di MA dan Penetapan Tersangka Lukas Enembe, KPK Malah Kena Sentil Soal Kasus Formula E

Satgas Pemburu Koruptor unjuk rasa di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

POJOKSATU.id, JAKARTA- Kelompok massa tergabung dalam Satgas Pemburu Koruptor kembali berunjuk rasa di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Jumat (23/9/2022).

Mereka menuntut agar kasus dugaan korupsi Formula E segera diusut secara tuntas.

Dalam aksi kali ini, para pendemo menyoroti sepak terjang KPK yang belakangan ini gencar OTT, mulai dari OTT Hakim Mahkamah Agung hingga penetapan tersangka Gubernur Papua Lukas Enembe.

Namun para massa menilai, KPK terkesan lambat menangani kasus korupsi Formula E yang diduga melibatkan Gubernur DKI, Anies Baswedan.


BACA : Jokowi Bakal Hadir di Formula E, 1.700 Personel Lalu Lintas Disiagakan, Truk Kontainer Dilarang Beroperasi

“KPK berani tetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus korupsi, kenapa untuk kasus Formula E KPK lambat ??,” ujarnya lagi,” kata Koordinator Aksi, Ali Ibrahim.

Para massa yang menggunakan topeng Bjorka mendukung penuh KPK yang beberapa waktu lalu penyidik lembaga antirasuah itu bisa membuka kotak pandora dalam kasus dugaan korupsi Formula E.

Apalagi, kabar yang beredar, dalam waktu dekat, KPK akan melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E.

“Lebih cepat lebih bagus, biar kebuka semua. Dan jangan pake ulur-ulur waktu, agar tidak menggantung masalah ini. Jika ada unsur memenuhi naikkan ke penyidikan,” ujarnya.

Tak hanya di Gedung KPK, massa juga menyambangi Kantor Bank DKI agar segera dipanggil dan diperiksa oleh penyidik KPK.

Selanjutnya, kantor BPK Provinsi DKI juga tak luput dari sasaran para pendemo. Massa yang melakukan aksi di hari sakral ‘Jumat Keramat’ mendesak BPK proaktif mensupport data kasus Formula E secara transparan dan jelas.

“Hambalang mangkrak, apakah kasus Formula E akan mengalami hal yang sama. Bisa jadi catatan buruk terhadap penegakan supremasi hukum di lembaga super body KPK,” ujarnya.

“Peran BPK disini juga sangat penting agar bekerja cepat, transparan dalam proses audit investigatif dan laporkan secara resmi ke publik jika ada kejanggalan,” tambah Ali. (Mufit/Pojoksatu)