Ini Solusi dari DPR RI Bagi Guru Lulusan PG yang Tidak Mendapat Formasi PPPK, Kementrian Diminta Serius

Ilustrasi PPPK 2022

JAKARTA.id, POJOKSATU– DPR RI meminta kementerian terkait untuk lebih serius mengurusi berbagai persoalan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.

Salah satunya soal guru lulusuan pasing grade (PG) PPPK 2021 yang tidak mendapatkan formasi PPPK dari pemerintahan daerah (Pemda).

Diketahui ada sebanyak 567 PG pemerintahan kabupaten (Pemkab) Deli Serdang tak mendapatkan formasi PPPK.

Ratusan PG itu tak mendapatkan formasi PPPK karena Pemkab Deli Serdang tidak mengusulkan formasi PPPK.


Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI M. Abdul Fikri Faqih ada beberapa solusi untuk menyelesaikan perosalan guru lulusuan PG mendapat formasi PPPK.

“Salah satu solusi adalah buat Surat Keputusan Bersama (SKB) beberapa menteri terkait pelaksanaan hasil tes P3K untuk honorer,” kata Fikri dihubungi Pojoksatu.id, Rabu 21 September 2022.

BACA : 576 Guru Lulus PG tak Dapat Formasi PPPK 2022, Komisi X : Kasihan Mereka

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu merasa kasihan mendengar kabar sebanyak 576 PG tidak mendapat formasi PPPK.

Namun, Komisi X DPR RI tidak bisa berbuat banyak untuk memperjuangkan nasib ratusan guru honorer yang lulus PPPK itu.

Sebab, masalah formasi PPPK tersebut sudah sepenuhnya diserahkan pemerintahan pusat kepada pemerintahan daerah (Pemda).

“Kasihan mereka, tapi Pemda nggak mau peduli dan mereka juga tidak bisa diberi sanksi oleh siapapun termasuk oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Fikri mengatakan tidak ada anggaran khusus dari Pemda untuk mengakomodir lulusuan PG sehingga mendapatkan formasi PPPK.

“Karena memang Analisa keuangan daerah mereka merekomendasikan seperti itu. Jadi tidak mengakomodasi hasil tes seleksi honorer P3K,” ujarnya.

BACA : Lagi-lagi Sidang KKEP Brigjen Hendra Kurniawan Kembali Ditunda, Kali Ini Alasannya Saksi Kunci Sakit Parah

Untuk diketahui, sebanyak 576 guru lulus PG (passing grade) pada seleksi PPPK 2021 tak mendapatkan formasi PPPK 2022.

Pemkab Deli Serdang beralasan memiliki keterbatasan anggaran, sehingga tidak mengusulkan formasi PPPK 2022 untuk mengakomodir guru lulus PG.

Tidak Mengusulkan Formasi karena Keterbatasan Anggaran

Salah seorang guru PG Deli Sedang yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, pihaknya sudah menanyakan hal tersebut ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Deli Serdang.

“Jawabannya, Deli Serdang tidak mengusulkan formasi karena keterbatasan anggaran,” katanya kepada sewaktu.com (grup pojoksatu.id), Kamis 15 September 2022.

Ia menambahkan, beberapa guru lulus PG 2021 juga telah menemui anggota DPRD Deli Serdang untuk menyampaikan aspirasi.

“Kami meminta agar DPRD memperhatikan nasib kami para guru yang lulus PG 2021,” ucap dia.

Dia berujar, Forum Komunikasi Guru Lulus PG Deli Serdang juga berencana untuk melakukan audiensi dengan Bupati Deli Serdang.

Mereka berharap Bupati Deli Serdang dapat memperhatikan nasib guru yang lulus PG 2021 dengan mengajukan formasi PPPPK 2022 ke pemerintah pusat.

“Kita berharap ada formasi. Minimal jumlah formasinya sama dengan jumlah guru lulus PG di Deli Serdang,” katanya.

Terlebih, masih ada sisa formasi PPPK Guru Deli Serdang 2021 sebanyak 1.000 lebih.

“Sisa formasi 2021 itu kan masih banyak. Jumlahnya lebih banyak dari guru lulus PG. Tolong lah kami,” pintanya.

Ia mengatakan guru lulus passing grade di Deli Serdang tidak menuntut macam-macam, karena aturan dari pusat sudah jelas.

(Mufit/Pojoksatu)