Kok Polri Ngotot Rp155 Tiliun Temuan PPATK tak Berkaitan Konsorsium 303 ? Ada Apa Ini ?

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo

POJOKSATU.id, JAKARTA – Mabes Polri menegaskan, temuaan PPATK perihal aliran dana Rp155 triliun yang berkaitan judi online 303 sama sekali tak ada kiatannya dengan kasus Ferdy Sambo, termasuk Konsorsium 303.

Padahal temuan PPATK adanya aliran dana fantastis itu juga disebut mengalir ke sejumlah pihak.

Mulai dari masyarakat sipil, pelajar sampai sejumlah oknum Polri.

“Nggak ada itu (kaitan ke Konsorsium 303),” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dihubungi pojoksatu.id, Senin 19 September 2022.


Jenderal bintang dua ini menyatakan, temuan PPAT terkait aliran dana judi online 303 sebesar Rp155 triliun tersebut merupakan hasil transaksi kejahatan sejak tahun 2016 hingga 2022.

BACA: IPW Bongkar Bukti Keberadaan Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo, Markasnya cuma 200 Meter dari Mabes Polri

Selain itu, temuan PPATK tersebut juga tidak hanya berupa transaksi dari oknum polisi saja, melainkan juga ada pihak lain.

Dengan bukti digital PPATK yang sudah disampaikan ke penyidik, kata Dedi, nantinya juga akan ditindaklanjuti.

“Transaksi yang disampaikan PPATK itu dari tahun 2016-2022. Ada ratusan juta transaksi yang melibatkan jutaan masyarakat terkait hal itu (aliran judi online),” katanya.

Namun Dedi belum bisa menjabarkan secara detail perihal aliran uang judi online 303 ke sejumlah oknum Polri.

Sebab hal tersebut merupakan ranah penyidik.

BACA: Bukan Ferdy Sambo, Joker Merah Judi 303 Diduga AKBP Jerry Raymond Siagian

“Untuk detailnya coba tanya saja ke sana (PPATK) dan Pak Dir,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana menyampaikan, pihaknya mendeteksi aliran dana sejumlah Rp155 Triliun dari judi online 303.

Adapun pihak yang terlibat dalam transaksi haram tersebut, beberapa di antaranya adalah oknum Polri, ibu rumah tangga, pelajar hingga PNS.

Bukti temuan transaksi aliran dana judi online 303 itu juga sudah diserahkan kepada penyidik Bareskrim Polri untuk menindatjanjutinya.

BACA: Ada Istilah ‘Waskot’ Wajib Setor ke Atas dalam Konsorsium 303, Cui Semalam Capai Rp1 Miliar

“Enggak-enggak (tidak hanya ke rekening polisi) semua masyarakat. Ada semua. Oknum (polisi), ibu rumah tangga, mahasiswa, pelajar, orang swasta, PNS,” kata Ivan. (Firdausi/pojoksatu)