Brigjen Ngaku Diperas Rp2,5 M oleh Ferdy Sambo, Kamaruddin Sampai Dipanggil Komandan, Ini Sebabnya 

Kamaruddin Simanjuntak pengacara keluarga Brigadir Joshua (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengacara keluarga Brigadir Joshua, Kamaruddin Simanjuntak, mengungkap ada seorang Brigjen Pol yang mengaku diperas Rp2,5 miliar oleh Ferdy Sambo.

Brigjen Pol yang belum diketahui identitasnya ini diperas Ferdy Sambo Rp2,5 miliar terkait dengan naik pangkat dari Kombes ke Brigjen.

Dan Brigjen tersebut berterima kasih padanya karena karma untuk Ferdy Sambo sudah terbalaskan.

Kamaruddin menceritakan peristiwa yang dialaminya melalui sambungan video call.


“Bahkan saat saya pergi ke Medan ada seorang mengaku Brigadir Jenderal Polisi. Dia telepon video call saya,” katanya dikutip dari Youtube Uya Kuya, Minggu (18/9/2022).

Baca Juga :

Viral Najwa Shihab Diserang Balik Istri Polisi Usai Gaya Hidup Hedon Diungkit, Emang Mbak Aja Boleh Kaya

Dia berdiri sikap sempurna bahkan istrinya terlihat disuruh ikut berdiri sikap sempurna.

“Diamenghadap saya dan memanggil saya komandan,” terang Kamaruddin.

Dikira Kamarudin Simanjuntak, Brigadir Jenderal Polisi tersebut sedang bercanda. Ternyata tidak.

Sebaliknya hendak mengucapkan terima kasih pada Kamaruddin karena dendamnya pada Sambo terbalaskan.

“Dia mengaku diperas 2,5 miliar, dia menghendaki satu jabatan ketika masih Kombes. Lalu untuk mendapatkan jabatan itu dia setor 2,5 miliar, makanya saya bilang karena mau juga itu,” ujarnya.

Setelah membayar Rp2,5 miliar, Brigadir Jenderal tersebut mendapatkan jabatan. Tetapi jabatan yang dijanjikan tidak sesuai dengan yang dia kehendaki sehingga tidak balik modal.

“Akhirnya dia merasa menderita. Informasinya ke FS,” jelasnya.

Kamarudin Simanjuntak juga membongkar bahwa petinggi polri takut dengan Irjen Ferdy Sambo.

“Bahkan dia sudah di patsus dicopot dari Satgas Merah putih,harusnya tidak ada lagi alasan takut, tetapi ketika saya bertemu jenderal bintang tiga jenderal lainnya mereka pun masih takut,” jelas Kamaruddin.

“Maka saya bilang ketakutan apa berlebihan, bapak aja tidak takut, kami semua ketakutan,” ujarnya.

Kamarudin Simanjuntak mempelajari alasan ketakutan jenderla bintang tiga pada Ferdy Sambo.

“Maka saya pelajari apa penyebab ketakutan, rupanya dibelakang Ferdy Sambo ini banyak kekuasaan tinggi, baik di institusi kepolisian maupun kalangan menteri maupun DPR, ada juga keterlibatan mafia-mafia,” jelasnya.

Sehingga jenderal bintang tiga tersebut takut.

“Memang benar keterlibatan mafia, salah satu jet pribadi oleh BJP Hendra itu karena milik seorang mafia RBT,” ujarnya lagi.

Kamarudin juga menjelaskan kekuatan dari Ferdy Sambo. Pertama, Sambo ini tangan kanan sekaligus tukang pukulnya Kapolri.

Hal itu wajar kalau Ferdy Sambo punya kekuasaan tinggi.

“Tentulah pegang kekuasaan tinggi khususnya Propam sebagai penjaga etika dan garda terdepan menegakan disiplin, tentu dia bisa mencopot para jenderal baik di Kapolda, Kapolda bahkan satu dua tingkat di atasnya,” ujarnya.

“Karena jabatan dia Kadiv Propam, bahkan nasib para jenderal ditangan dia, untuk dapat jabatan,” terangnya lagi di kanal You Tube Uya Kuya itu. (ikror/pojoksatu)