Adian Napitupulu ke AHY ‘Gunting Pita’ : Apa Masih Butuh Data Hambalang juga ?

Presiden Jokowi saat meninjau megaproyek Hambalang yang terbengkalai. Foto: Setkab

POJOKSATU.id, JAKARTAAdian Napitupulu meminta Partai Demokrat agar tidak menjerumuskan ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pernyataan itu disampaikan Adian Napitupulu menanggapi klaim AHY yang menyebut 90 persen pembangunan infrastruktur adalah hasil karya ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sementara Presiden Jokowi, hanya bertugas melakukan ‘gunting pita’, alias meresmikan saja.

Adian pun membalas omongan AHY yang disebut bualan itu dengan data.


Data itu merupakan perbandingan data pembangunan infrastruktur era SBY vs era Jokowi.

Ada tiga data pembangunan infrastruktur yang diperbandingkan Adian Napitupulu.

BACA: Adian PDIP Buktikan Omongan AHY ‘Gunting Pita’ cuma Bualan pakai Data, 3 aja Cukup Bikin Mingkem

Yakni jalan tol, bandara dan bendungan.

Di ketiga jenis pembangunan itu, SBY kalah jauh dari Jokowi.

Jalan tol misalnya. Di era SBY dari 2005-2014, mulai dari konstruksi hingga gunting pita total 189,2 km.

Sementara jalan tol yang dimulai konstruksinya di pemerintahan SBY tapi diselesaikan oleh Jokowi total ada 222 km.

“Kalau total panjang jalan tol yang dimulai era Jokowi tahun 2015 hingga nanti 2023 total sepanjang 2.290 km,” ujar Adian dalam keterangannya yang diterima pojoksatu.id, Minggu 18 September 2022.

SBY, sambungnya, menyelesaikan pembangunan 24 bandara yang sebagian besar sudah dikerjakan presiden sebelum SBY.

BACA: AHY: 80 Persen Pembangunan Infrastruktur Dibangun SBY, Harusnya Jokowi Bilang Terima Kasih

Sedangkan yang dimulai dari ground breaking dan diselesaikan Jokowi berjumlah tujuh bandara.

“Adapun Bandara yang konstruksinya di mulai oleh Jokowi sejak 2015 dan akan selesai 2023 total ada 31 Bandara,” bebernya.

Di sisi lain, Jokowi dari 2015-2023 telah menyelesaikan 39 bendungan. Empat lainnya diresmikan presiden berikutnya pada 2025.

Adian juga masih menambah data pembangunan infrastruktur lain selama pemerintahan Jokowi.

Diantaranya 316.590 km jalan desa, 1.597.529 meter jembatan desa, 1.474.544 unit air bersih desa, 501.054 unit irigasi desa.

“Apa AHY perlu data lain terkait jalan nasional non tol, infrastruktur limbah, listrik, telekomunikasi, minyak, gas bumi, olah raga, pariwisata, perumahan Rakyat dan jenis jenis lain sesuai Perpres 38 tahun 2015,” tantangnya.

BACA: Membara, Anak Buah AHY Balas Adian Napitupulu Gegara Kenaikan BBM dan Belajar Matematika

Adian juga menawari ribuan unit rusun yang dulu mangkrak tapi kini sudah bisa direnovasi dan diselesaikan pembangunannya.

Anak buah Megawati Soekarnoputri ini lantas melontarkan sindiran dengan menawarkan data soal Hambalang.

“Atau mungkin masih butuh data Hambalang juga? Perlu?” tandasnya. (AdeGP/pojoksatu)