Polisi Ditantang Sekelompok Pemuda di Jatinegara, Mana Kanit Bapak, Sini Panggil !

Polisi diintimidasi sekelompok pemuda di Jatinegara, Jakarta Timur

POJOKSATU.id, JAKARTA- Viral video seorang anggota polisi diintimidasi oleh sekelompok pemuda.

Dalam video yang diunggah akun instagram @blokpolitikpelajar anggota polisi yang diketahui anggota Intel Polsek Jatinegara bernama Bripka D tampak dikecengin oleh sejumlah pemuda yang menggunakan roda empat.

Aksi intimidasi yang terjadi di kawasan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur itu disebabkan karena sang Intel diduga mengintai kegiatan konsolidasi para pendemo.

Bahkan dalam video tersebut para pemuda itu sempat mencabut kunci motor Bripka D. Pasalnya Bripka D sempat menanyakan kunci motornya.


“Dikeroyok apaan sih,” kata seorang pemuda sambil menertawakan anggota Intel.

BACA : Viral, Mahasiswi Junior Dimaki-maki Senior Gegara Pakai Pensil Alis di Kampus, Netizen : Dihh Baper, Takut Kalah Cantik Yah

“Kunci motor saya mana,” tanya Bripka D.

Sekelompok pemuda yang mengaku warga Cipinang itu terlihat menantang anggota Intel tersebut saat hendak melaporkan aksi sekelompok pemuda tersebut.

“Gak apa-apa. Buat laporin ke Kanit saya ya,” kata seorang Intel.

“Saya warga di sini. Jangan ngeresahin. Ya udah panggil sini Kanit Bapak,” teriak seorang seorang pemuda.

“Ini kan lokasinya,” tanya lagi sang Intel.

“Ya udah panggil sini Kanitnya,” tantang para pemuda tersebut.

Selain itu, dalam video yang diunggah akun instagram @blokpolitikpelajar ditulis keterangan.

“Lawan intimidasi terhadap gerakan. Hari ini kami diintai dan dikepung oleh Sambo. Jangan takut untuk bertanya dan mengusir mereka”.

“Mengadu kekomandannya dikeroyok oleh kami. Nyatanya cuma diketawain. Lucu lawan Sambo”.

Sementara itu, Kapolsek Jatinegara, Kompol Entong Raharja mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari Bripka D terkait tindakan yang tidak mengenakkan itu.

Saat ini anggota tengah melakukan identifikasi kelompok yang mengintimidasi korban.

“Kasusnya kita proses. Untuk kelompok yang melakukan masih kita identifikasi,” Kompol Entong kepada wartawan, Jumat (16/9/2022). (firdausi/pojoksatu)