Profil Ning Imaz yang Dihina Eko Kuntadhi, Keturunan Syekh, si Penghina Nggak Ada Apa-apanya

Ning Imaz Fatimatuz Zahra. Foto Youtube

POJOKSATU.id, JAKARTAProfi Ning Imaz mendadak jadi buruan publik setelah ramai dan viral di media sosial.

Netizen juga sudah beramai-ramai membocorkan sedikit tentang profil Ning Imaz.

Profil Ning Imaz dicari setelah ia dihina oleh pegiat media sosial Eko Kuntadhi melalui Twitter.

Eko Kuntadhi melalui akunnya Twitter @_ekokuntadhi mengunggah potongan video Ning Imaz yang menyampaikan tafsir Surat Ali Imran ayat 14.


Dalam video yang diunggahnya, Eko menuliskan kalimat yang memantik kemarahan publik.

“Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan,”

BACA: Ning Imaz Balas Permintaan Maaf Eko Kuntadhi Jauh Lebih Jleebbb

“Ternyata perkiraan gue bener. Lelaki dapat bidadari, perempuan dapatnya Tupperware” tulis Eko Kuntadhi.

Cuitan Eko itu viral dan dikecam banyak pihak karena dianggap telah menghina dan melecehkan Ning Imaz.

Setelah ramai dan gaduh, baru kemudian cuitan itu dihapus Eko.

Eko pun berencana menemui Ning Imaz untuk menyampaikan permintaan amaf secara langsung.

Lalu, siapa sebenarnya Ning Imaz yang dihina Eko Kuntadhi itu?

Profil Ning Imaz

Ning Imaz memiliki nama lengkap Imaz Fatimatuz Zahra.

Ia adalah putri dari pasangan KH Abdul Khaliq Ridwan dan Nyai Hj Eeng Sukaenah yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Putri Al Ihsan Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Dikutip pojoksatu.id dari nu.or.id, Ning Imaz memiliki garis keturunan seorang syekh.

Dia adalah cucu dari Syekh Ihsan Muhammad Dahlan Al-Jampasy, pengarang kitab Siraj ath-Thalibin.

BACA: Jangan Hanya Hapus Postingan di Twitter, Gus Yusuf Peringatkan Eko Kuntadhi Segera Minta Maaf

Perempuan berkacamata itu juga merupakan seorang penghafal Qur’an (hafidzah) dan ahli fiqih.

Saat ini, dia masih berusia 25 tahun dan sudah menunjukkan kecintaan pada bidang fiqih sejak duduk di bangku Tsanawiyah (setingkat SMP).

Ning Imaz juga rutin berdakwah dengan menyasar anak muda dan kaum milenial.

Salah satunya melalui berbagai platform media sosial, seperti Twitter, Facebook, Instagram sampai Youtube.

Dia juga sangat aktif dalam diskusi antarahli keilmuan Islam, utamanya fikih di lingkungan pesantren-pesantren yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) atau biasa dikenal dengan forum bahtsul masail.

Di kanal Youtube NU Online, Ning Imaz didapuk jadi pengisi kajian tetap ‘Suara Muslimah’.

Salah satu yang pernah dibahas adalah soal suara perempuan yang sering dianggap aurat.

BACA: Sosok Ning Imaz yang Dihina Pegiat Medsos Eko Kuntadhi Gara-gara Tafsir Al Quran Surat Ali Imran

Selain mengajar di pesantren, istri dari pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Kaliwungu, Kendal Gus, Rifqi Muslim Suyuti ini juga tengah menyelesaikan pendidikan di Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo, Kediri.

Di akun media sosialnya, terutama Instragram, Ning Imaz kerap mengunggah berbagai kegiatan dakwah yang ia lakukan.

Gaya dakwah yang dilakuannya juga cukup mudah diterima oleh kalangan anak muda dan milenial.

Itulah sedikit profil Ning Imaz atau Imaz Fatimatuz Zahra yang dihina Eko Kuntadhi di Twitter. (Ade GP/pojoksatu)