Pengamat Sebut Wabup Indramayu Lucky Hakim Tidak Bisa Berkomunikasi Politik, Bukannya Malah Ngumbar di Medsos

Wabup Indramayu Lucky Hakim. Foto Instagram

POJOKSATU.id, BANDUNG- Pengamat Politik Unpad, Firman Manan menanggapi adanya tantangan debat terbuka oleh wabup Indramayu Lucky Hakim terhadap anggota DPRD Indramayu, karena Wabup Lucky Hakim jarang hadir di rapat paripurna DPRD Indramayu.

Firman menilai, bahwa tak seharusnya Wabup mengumbar hal itu ke publik, seperti media sosial.

“Ini sangat tidak etis komunikasi politiknya, hal ini karena eksekutif dan legislatif itu harus sejalan, apalagi di daerah bahwa wabup sebagai representasi bupati jika bupati berhalangan hadir rapat paripurna di DPRD, harus bisa berkomunikasi politik, ” jelasnya, Kamis 15 September 2022.

Keharmonisan antara eksekutif dan legislatif di daerah sangat perlu, demi kondusifitas pembangunan di daerah.


“Harusnya jika ada sumbatan dijelaskan secara komunikasi politik yang baik,” terang Firman.

Menyikapi adanya surat undangan dari DPRD yang tak sampai ke tangan lucky hakim sebagai wabup, jangan jadi alasan untuk melakukan perdebatan terbuka di masyarakat.

BACA : Lucky Hakim Wabup Indramayu Tantang DPRD Indramayu, ‘Ayo Keroyok Saya, Saya Tidak Takut !’

“Langkah wabup ini saya menilai sama saja menantang partai sendiri, kan di DPRD itu perwakilan partai,” terangnya.

Firman berharap, pihak partai pengusung Lucky, Bupati Indramayu bisa menjembatani ke DPRD Indramayu, agar tak ada hubungan antara eksekutif dan legislatif yang tidak harmonis.

“Harus dilakukan ya karena ini menyangkut etika politik sebagai pejabat publik di daerah, ” pungkasnya.

Sebelumnya, diberitakan Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim meradang, karena dianggap tidak bekerja sebagai wabup dan selalu mangkir dari rapat di DPRD Indramayu.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Indramayu Lucky Hakim menyatakan tantangan debat terbuka dengan DPRD Indramayu.

Berikut isi tantangan debat terbuka dari Lucky Hakim kepada 50 Anggota DPRD Indramayu:

“Saya Lucky Hakim, menantang, bukan hanya ketua DPRD Indramayu, tapi juga 50 anggota DPRD se Indramayu untuk duel retorika dan debat publik terkait kinerja saya selama menjabat sebagai wakil bupati di hadapan publik secara live di media sosial, di semua media online, supaya tidak bisa diedit. Disaksikan secara langsung oleh masyarakat.

Debat terbuka itu disaksikan secara langsung oleh masyarakat.

BACA : Lengkap, Ini Isi Video Wabup Indramayu Tantang 50 Anggota DPRD Duel Disaksikan Masyarakat Indramayu

Sekaligus saya, meminta untuk dievaluasi kerja saya, kinerja saya, silakan dikuliti dari A sampai Z , sampai ke tulang-tulangnya, kita bedah sama-sama anggaran sekaligus sama-sama kita pertanggungjawabkan di hadapan rakyat. Biar terang benderang, tidak ada pat pat gulipat ataupun lempar batu sembunyi tangan.

Saya benar-benar menantang nyali para wakil rakyat Indramayu untuk berhadapan dengan saya di forum formal, terbuka dan transparan.

Jangan cuma berani bercuap-cuap di media, ayo hadapi saya, ayo keroyok saya. Saya tidak takut. Insya Allah rakyat akan melihat siapa yang salah, sekaligus melihat fakta dan kenyataannya.

Kalau sampai tantangan saya ini, DPRD Indramayu tidak berani menjawab maka saya menduga DPRD Indramayu bisa hancur marwahnya, menjadi lembaga yang ditertawakan oleh masyarakat Indramayu.

Bahkan rakyat Indonesia karena video, surat ini akan saya edarkan secara nasional.

Maka, jika tidak dijawab tantangan saya ini, bisa hilang kepercayaan publik terhadap DPRD Kabupaten Indramayu

Saya yakinpara anggota DPRD bisa malu bertemu dengan pemilihnya, karena tidak berani menghadapi Lucky Hakim seorang diri”.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respon dari Saefudin, selaku Ketua DRPRD Indramayu yang ditantang duel debat terbuka, maupun dari 50 anggota DPRD lainnya. (arif/pojoksatu)