Anies Baswedan Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Formula E ? Ini Penjelasan KPK

Anies Basweedan memberikan keterangan ke KPK terkait dugaan korupsi Formula E

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wakil Ketua KPK Alexander Mawarta angkat bicara terkait kabar yang menyebutkan bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi Formula E.

Alex mengatakan, bahwa kabar Anies Baswedan ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi Formula E itu tidak benar.

Ia menjelaskan, saat ini lembaga antirusuah itu masih melakukan penyelidikan.

Bahkan, kasus itu sendiri belum dinaikan ke tingkat penyidikan.


Maka itu, Alexander memastikan bahwa kabar soal penetapan Anies Baswedan sebagai tersangka itu tidak benar alias hoax.

BACA: Anies Baswedan Hadiri Pengumuman Pemberhentiannya, Kalimatnya Pasrah

“Tidak benar (Anies tersangka),” ujar Alex di Jakarta, Kamis 15 September 2022.

Dijelaskannya, hingga saat ini KPK belum menetapkan satu pihak pun sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Formula E.

“Belum ada penetapan tersangka atau peningkatan status dari proses penyelidikan ke penyidikan untuk kasus Formula E,” tegas Alex.

Untuk diketahui, KPK sendiri sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus tersebut.

Hal itu dilakukan untuk mendalami dugaan korupsi Formula E.

Teranyar, KPK mengklarifikasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

BACA: Resmi, Pemberhentian Anies Baswedan Diumumkan, harus Meninggalkan Balkot pada 16 Oktober

Anies diperiksa selama 11 jam pada Rabu 7 September 2022 lalu.

Ketua KPK Firli Bahuri menyebut, pemeriksaan berlangsung lama karena penyelidik meyakini Anies memiliki banyak informasi.

Hal tersebut disampaikan Firli Bahuri kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis 8 September 2022.

“Bukan waktu yang dimaknai, tapi marilah kita memaknainya adalah mungkin yang diperiksa banyak pengetahuannya tentang suatu peristiwa,” ujarnya. (Mufit/Pojoksatu)