Ricky Bocorkan Adegan Mesra Sambo dan Putri Akting Belaka, ‘Mereka Malah Pelukan Itu Usai Joshua Tewas’

POJOKSATU.id, JAKARTA – Bripka Ricky Rizal membocorkan adegan mesra pelukan Ferdy Sambo dan Putri Candrawati saat rekonstruksi akting belaka. Bripka Ricky kembali mengungkap fakta baru skenario licik Sambo.

Adegan mesra Sambo dan Putri saat rekonstruksi tewasnya Brigadir Joshua sempat menyita perhatian publik, dan ternyata belakangan adegan itu hanya akting belaka saja.

Fakta adegan mesra pelukan Sambo dan Putri akting belaka diungkap Bripka Ricky Rizal yang belakangan memang mengaku membelot dari skenario Sambo.

Berdasarkan pengakuan Bripka Ricky, ada dua hal menarik antara Sambo dan Putri Candrawati dalam rekonstruksi yang digelar di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Selasa lalu (30/8).


Dilansir dari tayangan Narasi TV kanal Najwa Shihab, Selasa 13 September 2022, Bripka Ricky membocorkan beberapa kejanggalan yang dilakukan Putri Candrawati dan Ferdy Sambo saat rekonstruksi itu.

Baca Juga :

Ferdy Sambo Makin Sudutkan Bharada Eliezer Terkait Perintah Isi Amunisi dan Tembak Joshua

Pertama terkait adegan mesra Putri Candrawati dan Ferdy Sambo yang berpelukan di rumah Saguling.

Putri Candrawati tampak memeluk mesra Ferdy Sambo saat rekonstruksi di rumah pribadi Sambo di Jalan Saguling III.

Momen ini terjadi saat Putri Candrawati menghampiri Ferdy Sambo di lantai tiga. Usai memeluk Ferdy Sambo, Putri Candrawati langsung menunduk di depan penyidik.

Tak berselang lama, Ferdy Sambo langsung memegang HT guna beradegan sedang memanggil para ajudannya ke ruangannya.

Pada momen rekonstruksi itu, Ferdy Sambo diduga sedang melakukan perencanaan pembunuhan dengan Putri Candrawati.

“Adegan Putri Candrawati memeluk Ferdy Sambo hanya akting belaka,” kata Bripka Ricky melalui pengacaranya, Erman Umar seperti dilihat Selasa (13/9).

“Adapun timing momen Ferdy Sambo dan Putri Candrawati berpelukan itu sebenarnya dilakukan usai Brigadir J meregang nyawa,” sambungnya lagi.

Baca Juga :

Mahfud MD Klaim Kasus Brigadir Joshua Diusut Sesuai Harapan Masyarakat, Sudah 12 Ditetapkan Pelaku

“Terkait dengan adegan Ferdy Sambo memegang HT guna memanggil ajudannya itu terjadi usai Brigadir J tewas,” katanya lagi membeberkan kejanggalan dalam rekonstruksi itu.

Menurut Bripka Ricky, Sambo memegang HT dilakukan untuk berbicara ke ajudannya bahwa ia dia menjanjikan uang total Rp 2 miliar kepada mereka.

“Saat rekonstruksi di Saguling ada adegan Putri Candrawati dan Ferdy Sambo berpelukan. Lalu Ferdy Sambo mengambil HT dan memanggil ajudan, terkait peristiwa apa itu ?” tanya pewarta kepada Erman Umar.

“Sebenarnya itu adegan terakhir setelah rekayasa untuk menyerahkan duit. Kan dia mau ngasih duit. Tapi Sambo enggak ngaku,” ungkap Erman Umar soal adegan mesra Sambo dan Putri ini.

“Waktu rekonstruksi kenapa duit di pertengahan bukan setelah kejadian. Ternyata supaya tidak berbalik cerita,” terangnya lagi.

“Kan cerita itu sebenarnya, setelah kejadian di Saguling lagi. Jadi supaya tidak pindah lagi. Biar diselesaikan di satu tempat. Makanya melompat (nomor rekonstruksi) dari nomor berapa,” sambungnya.

Ricky Bersitegang dengan Sambo

Pengacara Bripka Ricky ini juga mengurai penjelasan perihal adegan Ferdy Sambo hendak memberikan uang ke ajudannya.

Ternyata kala itu, Ferdy Sambo membantah pernyataan Bripka Ricky.

“Ricky dibilangin sama Ibu atau Pak Sambo, si Richard Rp 1 miliar karena dia nembak, si Ricky Rp 500 juta, si Kuwat Rp 500 juta,” ujar Erman Umar menirukan ucapan Bripka Ricky.

Kepada pengacaranya, Bripka Ricky menyebut kala itu ia tidak menjawab apapun saat Ferdy Sambo menawarkan sejumlah uang.

“Di BAP dia bilang bahwa dia tidak menghendaki walau ditawarkan uang itu. Cuma dia dalam kondisi tak berdaya menjawab,” imbuh Erman Umar.

Selain itu, kata Erman, Bripka Ricky juga mengaku sempat bersitegang dengan Ferdy Sambo saat rekonstruksi.

Ternyata ada pengakuan Bripka Ricky yang dibantah Ferdy Sambo.

Pengakuan itu adalah terkait Bripka Ricky yang sempat ditawari untuk menembak Brigadir Joshua.

Diakui Bripka Ricky, ia langsung menolak permintaan Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir Joshua karena takut.

“Dispute itu pada saat diketahui, di dalam BAP menurut Ricky dia ditanya ‘kamu berani gak nembak Yosua?’ itu saja,” kata Erman Umar.

Menurut Ferdy Sambo, ia tidak menawarkan Bripka Ricky untuk menembak Brigadir Joshua.

“Pada saat rekonstruksi, ‘oh kamu tidak dengar ? saya kan ngomong minta back up,” ungkap Erman Umar menirukan perselisihan antara Sambo dan Bripka Ricky ini.

Demikian adegan mesra Sambo dan Putri hanya akting belaka padahal sudah sempat menyita perhatian publik saat rekonstruksi tewasnya Brigadir Joshua digelar. (ikror/pojoksatu)