Tuding Ferdy Sambo Lebih Biadab dari PKI, Eks Perwira TNI : Kalau Ada yang Tersinggung, Bisa Jadi Dia Bagian Darinya

Putri Candrawati dan Ferdy Sambo (jpnn)

POJOKSATU.id, JAKARTA- Mantan Perwira TNI Ruslan Buton turut mengomentari kasus Ferdy Sambo yang merupakan otak pembunuhan Brigadir Joshua.

Ferdy Sambo di mata Ruslan Buton tak lain merupakan jenderal yang lebih biadab daripada PKI.

“Dia (Sambo) lebih biadab dari PKI. Kenapa saya bilang seperti itu,” kata Ruslan di akun youtube Studio Aang dikutip pojoksatu.id, Sabtu (10/9/2022).

Ruslan lantas membandingkan pristiwa pembantaian para jenderal di tahun 1965. Saat itu jenderal dibantai secara sadis oleh para PKI.


Namun berbanding terbalik, peristiwa di tahun 2022, justru sang jenderal yang membantai ajudannya dengan sadis.

“Peristiwa Tahun 65 para jenderal dibantai secara sadis oleh para komunis. Peristiwa 2022 ini jenderal mbantai ajudannya. Ini sadis dan biadab,” geramnya.

BACA : Terseret Sambo, Anak Buah Kapolda Metro Ini Tak Jadi Dipecat, Langsung Menangis di Depan Jenderal

Ruslan kemudian menegaskan, bila ada pihak yang merasa tersinggung dengan tudingannya Ferdy Sambo lebih kejam daripada PKI, Dia menuding orang tersebut berarti bagian dari geng Sambo.

“Jadi mungkin ada yang tersinggung. Tapi kalau ada yang tersinggung dengan kalimat saya, kata-kata saya. Berarti dia adalah bagian dari kelompok Sambo,” ungkapnya.

Selain itu, pecatan TNI ini juga menilai Ferdy Sambo sebanarnya tak layak menyandang pangkat jenderal atau bintang dua. Sebab ulah Ferdy Sambo itu  mengalahi seorang bajingan bengis.

“Sambo ini adalah seorang bajingan. Haya dia dengan pangkatnya tapi saya tidak melihat dia seoran Irjen.  Dia yang paling pantas adalah seorang bajingan, yang bengis, keji, dan biadab,” cetusnya. (firdausi/pojoksatu)