Temui Relawan Gus Dur Yang Jalan Kaki 90 Km, Khofifah : Ini Bentuk Silaturahmi yang Baik

POJOKSATU.id, JAKARTA- Sebanyak 9 relawan dari Komunitas Pemuda Indonesia Santri Pecinta Gus Dur (Kopi Sadur) berjalan kaki dari Tebuireng, Jombang ke Gedung Negara Grahadi.

Sambil berjalan kaki, para relawan itu memakai kaos putih dengan gambar Prabowo Subianto dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Para relawan itu diterima Khofifah di halaman belakang Gedung Negara Grahadi pada Jumat (9/9/2022) sore.

Dalam kesempatan ini, Khofifah menegaskan tidak ada urusan politik dalam pertemuan ini. Dirinya hanya menerima para relawan sebagai bentuk silaturahmi.

“Mereka ke sini bagian dari silaturahim, dan saya menerima silaturahmi mereka,” kata Khofifah kepada awak media.


Khofifah pun mengapresiasi apa yang dilakukan relawan, sebagai bentuk kecintaannya terhadap Gus Dur.

“Mereka sebelum berangkat, tadi bilang diawali dari makam Gus Dur, karena mereka Gusdurian. Jadi ada proses yang secara ideologis mereka bangun terus,” tambahnya.

Soal pesan yang dibawa relawan untuk Prabowo-Khofifah, Mantan Mensos RI ini tidak ingin meresponsnya. “Wes rek ayo rek, aku ape nang Probolinggo (meninjau jembatan putus),” tandas Khofifah.

BACA : UAS Dideportasi dari Singapura, Mantan Jubir Presiden Ini Ungkap Fakta Baru, Gus Dur Pernah Mengancam Singapura

Sementara itu, Koordinator Kopi Sadur, Ainul Hamdi mengatakan tujuannya berjalan kaki sepanjang 90 Km, sebagai bentuk tirakat mendukung duet Prabowo-Khofifah di Pilpres 2024.

“Ini bentuk tirakat kami berjalan kaki dari Tebuireng Jombang sampai di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Tirakat kami untuk Prabowo-Khofifah,” kata Ainul.

Ainul menuturkan, kedatangan dirinya di Grahadi juga sebagai bentuk menyampaikan aspirasi Kopi Sadur ke Khofifah agar mau mendampingi Prabowo di Pilpres 2024.

Sebab sosok yang pas mendampingi Prabowo di Pilpres 2024 adalah Khofifah Indar Parawansa.

“Harapan kami untuk menyampaikan aspirasi supaya Ibu bisa bersanding dengan Prabowo di Pilpres 2024. Ini bentuk tirakat, kita tanpa kepentingan, karena kami cinta Gus Dur, jadi apa yang jadi dawuhnya kiai ya kita laksanakan yaitu Pak Prabowo akan jadi presiden di usia tua,” jelasnya.

“Yang disampaikan Gus Dur, adalah Pak Prabowo adalah orang yang baik dan ikhlas dalam berjuang. Maka dari itu yang cocok Bu Khofifah Indar Parawansa,” jelasnya. (firdausi/pojoksatu)