Pagar DPRD Kota Bogor Dirobohkan Mahasiswa Demo Tolak Kenaikan BBM, Satpol PP cuma Melihat

Pagar DPRD Kota Bogor dirobohkan mahasiswa demo tolak kenaikan harga BBM

POJOKSATU.id, BOGOR – Pagar DPRD Kota Bogor dirobohkan mahasiswa demo kenaikan harga BBM, Jumat 9 September 2022.

Dalam video yang diterima PojokSatu.id, terlihat pagar DPRD Kota Bogor dirobohkan mahasiswa yang menggelar aksi demo tolak kenaikan BBM.

Di video pendek berdurasi delapan detik itu terlihat sejumlah mahasiswa juga melakukan pembakaran tepat di samping pagar DPRD Kota Bogor.

Kemudian terlihat sejumlah mahasiswa naik dan menggoyang-goyangkan pagar tersebut.


Mereka naik ke pagar yang sudah miring tersebut secara bergantian dan berteriak-teriak.

BACA: Ibu-ibu Ceramahi Mahasiswa Unhas Demo BBM Tutup Jalan : Cuma Bisa Nyanyi, Bikin Malu, Gak Intelek Banget

Tidak lama kemudian, pagar itu langsung roboh.

Sementara, sejumlah anggota Satpol PP Kota Bogor terlihat hanya berjaga dan melihat aksi mahasiswa merobohkan pagar DPRD Kota Bogor itu.

Aksi demo tolak kenaikan harga BBM di depan DPRD Kota Bogor itu dilakukan mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Video mahasiswa robohkan pagar DPRD Kota Bogor itu dibenarkan koordinator aksi dari PMII Bogor, Padil Ismayana.

Padil menyatakan, hal itu dilakukan sebagai bentuk rasa kekecewaan karena tak ada satupun anggota DPRD Kota Bogor yang menerima aksi dan melakukan audiensi.

BACA: Demo Kenaikan BBM, Mobil Wapres Ma’ruf Amin Dihadang Mahasiswa Palembang dan Ditunjuk-tunjuk

“Maka dari itu kami melampiaskan kekecewaannya yaitu merobohkan pagar DPRD dan membakar ban,” ujarnya kepada Pojoksatu.id, Jumat 9 September 2022.

Padil menjelaskan aksi, pada hari ini tegas menolak kenaikan harga BBM.

“Kami menolak keras dan mendesak DPRD kota Bogor untuk mendesak menolak kebijakan kenaikan harga BBM kepada DPR RI,” tegasnya.

Diakui Padil, massa aksi sempat ditemui anggota Komisi I DPRD Kota Bogor Anna Mariam.

BACA: Polda Kerahkan Aparat Berjaga di 14 Titik Lokasi Demo di Jabar, Katanya Dikawal Tanpa Senjata

Akan tetapi Anna Mariam tidak bisa memberikan kepastian kehadiran anggota dewan lainnya.

“Kami menuntut anggota DPRD lainnya supaya hadir dan menyetujui bahwasannya DPRD kota Bogor dengan secara tegas menolak kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi ini,” tandasnya. (Adi Wirman/pojoksatu)