Pendukung Anies Arogan Halangi Wartawan di KPK, Lalu Bilang ‘Kita Indonesia’

Video pendukung Anies Baswedan picu keributan dengan wartawan di KPK

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sejumlah pendukung Anies Baswedan memicu keributan dengan wartawan yang melakukan peliputan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu 7 September 2022 malam.

Ulah arogan pendukung Anies Baswedan itu terjadi seusai Gubernur DKI Jakarta itu memberikan keterangan pers di depan gedung KPK.

Hanya beberapa saat usai Anies memungkasi keterangannya, pendukung Anies Baswedan terlibat saling dorong dan cekcok dengan wartawan, tepat di depan lobi gedung KPK.

Pasalnya, sejumlah pendukng Anies Baswedan ikut berkumpul bersama wartawan yang tengah meliput sehingga membuat suasana menjadi kacau.


Kericuhan pun kembali terjadi saat Anies meninggalkan gedung KPK menuju mobilnya.

BACA: Anies Baswedan Diganti, Ini Profil Bahtiar Kandidat Kuat Pj Gubernur DKI, Bukan Sembarangan

Saat itu, wartawan bermaksud mengambil gambar Anies tapi masih terus dihalang-halangi para pendukungnya.

Para pendukung Anies juga menerikkan ‘Anies presiden’ berkali-kali.

Kericuhan lanjutan itu dipicu teriakan para pendukung Anies kepada wartawan yang meliput.

Akibatnya, cekcok pun terus terjadi dan berlanjut hingga di luar gedung KPK.

Salah satu sosok pendukung anies yang terlibat cekcok dengan wartawan dalam video di kanal Youtube Koma.id adalah sosok pria berpakaian serba putih dan berpeci putih.

BACA: Barisan Rakyat Menggugat Ultimatum Gubernur Anies, Beri Sanksi Pabrik PT BMKU yang Langgar Tata Ruang

Namun pria itu lantas ditarik mundur oleh pria berpeci merah dan sejumlah pendukung lainnya.

Dalam video itu, pria berpeci merah itu lantas berusaha menenangkan wartawan yang tak terima dengan sikap arogan pendukung Anies Baswedan.

“Sabar…sabar…! Kita Indonesia!” pekik pria berpeci merah.

Dalam keterangannya, Anies Baswedan menyatakan kedatangannya ke KPK adalah untuk memberikan keterangan, sebagaimana permintaan lembaga antirasuah tersebut.

BACA: KPK Seperti Terus Incar Formula E, Pimpinan DPRD DKI Jakarta : Dana Rp560 Miliar Terang Benderang

Anies sendiri ‘digarap’ penyidik selama 11 jam lamanya sejak Rabu siang.

Anies Baswedan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi Formula E yang menjadi program kebanggannya. (Ade GP/pojoksatu)