Kapolri Beri Sinyal Terkait Ferdy Sambo, Rela Bikin Skenario Busuk ke Petinggi Polri, Makin Jelas 3 Kapolda Ini Terlibat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit bersama empat perwira alumni Akpol 94 Batalyon Tunggal Panaluan (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA- Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo membuat pengakuan soal pengaruh Ferdy Sambo ketika masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri. Saat itu, pengaruh Ferdy Sambo di Polri memang sangat kuat.

Selain pengaruhnya kuat, Ferdy Sambo juga berupaya memperkuat skenario bahwa telah terjadi baku tembak dan Brigadir Joshua lecehkan Putri Candrawati.

Skenario itu diceritakan Ferdy Sambo ke sejumlah orang yang diduga berpengaruh di tubuh Polri.

Pengakuan Kapolri itu, seakan memperkuat dugaan keterlibatan 3 Kapolda yang diduga turut serta menyebarkan cerita-cerita bohong Ferdy Sambo ke para petinggi Polri saat itu.


“Bahkan (FS) membuat cerita-cerita di luar dilakukan untuk memperkuat skenario yang bersangkutan. Kebanyak orang lah. Kepada orang-orang yang dianggap memiliki pengaruh lah seperti itu,” kata Sigit di Program Satu Meja The Forum Kompas TV, dikutip pojoksatu.id, Kamis (8/9/2022).

Meski Ferdy Sambo menceritakan skenario busuknya itu ke para petinggi Polri, namun Kapolri tak menyebut detail identitas sosok petinggi di tubuh Polri itu, apakah yang berpengaruh tersebut mengarah kepada 3 jenderal bintang dua yang tengah ramai diperbincangkan saat ini.

BACA : Kapolri Ngaku, Ferdy Sambo Rayu ‘Orang Berpengaruh’ di Polri, Penyidik Diancam sampai Ketakutan

“Kepada orang-orang yang dianggap memiliki pengaruh lah seperti itu. Sehingga kemudian kita putuskan untuk kita nonaktifkan,” tutur Sigit.

Sebelumnya, tiga Kapolda yang diduga terlibat menyebarkan berita baku tembak di kediaman rumah dinas Ferdy Sambo, Jakarta Selatan pertama kali diungkap dalam majalah Tempo yang berjudul Para Penyokong Sambo.

Ketiga Kapolda itu yakni, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, dan Kapolda Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra.

Namun hingga kini Mabes Polri sendiri belum bisa menjadwalkan pemeriksaan terhadap 3 Kapolda yang diduga terlibat membantu Ferdy Sambo dalam menyebarkan skenario baku tembak Brigadir Joshua.

Alasan belum dijadwalkan, karena dugaan 3 Kapolda terlibat skenario Ferdy Sambo masih belum sesuai fakta, penyidik juga saat ini masih fokus menuntaskan penanganan kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Joshua.

“Fokus dari tim penyidik adalah penyelesaian pemberkasan lima tersangka terkait masalah pidana 340 KUHP subsider 338 juncto 55, 56 yang sudah dikembalikan oleh JPU kepada penyidik,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, dalam jumpa Pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (6/9/2022).

“Penyidik juga masih fokus menyempurnakan dan menjawab apa yang menjadi petunjuk JPU,” ujarnya. (firdausi/pojoksatu)