Di Tengah Polemik Kenaikan Harga BBM, Tangki Pertalite di Kilang Pertamina Balongan Indramayu Kebakaran Hebat dan Menimbulkan Ledakan

Kebakaran Tangki Pertalite di Kilang Pertamina Balongan Indramayu

POJOKSATU.id, INDRAMAYU-  Di Tengah polemik kenaikan harga BBM yang semakin menyengsarakan masyarakat, kilang Balongan Indramayu, tepatnya di tangki Pertalite terbakar hingga mengakibatkan ledakan, Kamis dinihari sekitar pukul 01.00 wib

Kebakaran terjadi ditengah kontroversi kenaikan harga BBM subsidi.

Tangki berisi puluhan ribu pertalite di Terminal BBM Balongan milik Pertamina di Indramayu, Jawa Barat terbakar.

Kebakaran tangki pertalite di Terminal BBM Pertamina Balongan yang jaraknya hanya 500 meter dari Kilang Balongan.


Saat tangki pertalite terbakar, Balongan atau Indramayu tengah diguyur hujan lebat, termasuk areal di sekitar Terminal BBM Pertamina Balongan dan Kilang Balongan.

Sejak sore hari hingga saat turun hujan, langit Indramayu dikurung mendung tebal.

Tiba-tiba, langit di atas Terminal BBM Pertamina Balongan menjadi cerah. Tidak terdengar suara ledakan karena tengah hujan lebat.

BACA : Diduga Kesal BBM Naik, Pria Plontos Bakar SPBU Tangkil di Cirebon, Pelakunya Langsung Babak Belur Dihajar Massa

Namun dari cahaya yang terpancar di atas langit di Terminal BBM Pertamina Balongan yang berjarak 500 meter dari Kilang Balongan, menendakan kebakaran di tangki pertalite itu sangat besar.

“Memang tidak sebesar seperti waktu kebakaran di Kilang Balongan, namun cahayanya terlihat terang. Warga yang melihat sempat panik, terutama di Desa Pesisir dan Balongan yang sangat dekat dengan lokasi kebakaran,” tutur Hendra (44 tahun), salah satu warga Indramayu.

Hendra mengaku tengah dalam perjalanan pulang dari Cirebon menuju Indramayu.

Kebetulan ia melewati lokasi terminal BBM Pertamina Balongan, lokasi tangki pertalite yang terbakar di Jln Raya Balongan-Karangampel.

Hingga pukul 10 Kamis pagi, proses pemadaman terus dilakukan. Meski sudah berangsur padam namun petugas damkar masih bersiaga.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak pertamina dan kepolisian. (arif/pojoksatu)