Formasi PPPK Guru di Kudus hanya 350, Bupati Hartopo Ambil Keputusan Tegas

Formasi PPPK Guru Kudus yang terlalu sedikit membuat bupati Hartopo kecewa.

POJOKSATU.id, KUDUS – Bupati Kudus Hartopo mengeluhkan kurangnya formasi PPPK guru di Kudus yang ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus, formasi PPPK guru yang terakhir diterima hanya 350 orang.

Menurutnya, jumlah tersebut masih belum sesuai kebutuhan karena rata-rata per tahun guru ASN yang pensiun mencapai 300-an orang.

“Jika kebijakan penghapusan honorer diberlakukan, waktu yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga guru di Kudus terlalu lama. Solusinya tentu mengusulkan kuota tambahan seleksi PPPK,” kata Hartopo, seperti dilansir JPNN.com, Kamis (1/9).


Melihat kondisi tersebut, pihaknya kemudian melarang guru maupun tenaga kependidikan mengajukan mutasi keluar daerah.

“Kami tidak akan mengizinkan jika ada guru yang mengajukan mutasi ke luar daerah karena Kudus masih kekurangan tenaga guru. Kami dengan tegas melarang adanya pengajuan mutasi,” katanya.

BACA : Komisi X DPR Janji Perjuangkan Guru Honorer Jadi P3K

Sebaliknya, kata dia, ketika ada guru dari luar daerah hendak pindah ke Kudus, tentunya akan diterima karena masih kekurangan guru cukup banyak.

Menurut dia, jumlah guru ASN yang memasuki masa pensiun setiap bulannya berkisar 25 orang sehingga dalam setahun tentunya ada ratusan guru yang pensiun.

“Berdasarkan aturan terbaru, pemerintah bakal menerapkan kebijakan penghapusan tenaga honorer pada 2023, padahal jumlah honorer guru di Kudus mencapai 6.000 orang,” katanya.

BACA : Komisi X DPR Minta Seleksi P3K 2022 Ditunda, Ini Alasannya

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kudus telah mengusulkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK 2022 ke pemerintah pusat sebanyak 518 formasi.

Kurangnya formasi PPPK yang diusulkan lantaran harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Usulan formasi PPPK itu tidak sebanding dengan kebutuhan ASN di Kudus. Terlebih, banyak PNS yang pensiun setiap tahun.

BACA : 3 Jenis Honorer Tak Bisa Diangkat Jadi P3K 2022, Maaf Ya

Dari formasi tersebut, tenaga pendidik atau guru mendapat jatah terbanyak, yakni 411 formasi.

Sementara 107 formasi ditujukan untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Formasi PPPK tenaga kesehatan sebanyak 88 orang dan formasi PPPK tenaga teknis 19 orang. (rifky/pojoksatu)