Mahfud MD : Kalau Ketidakadilan Dibiarkan, Negara Bisa Hancur

Mahfud MD sebut kalau ketidakadilan dibiarkan, negara akan hancur.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menko Polhukam Prof Mahfud MD mengulas panjang lebar tentang Islam Wasathiyah yang disebutnya sebagai Islam jalan tengah.

Mahfud MD mengupas Islam Wasathiyah dalam acara Kick Off Mujahid Digital dan Konsolidasi Nasional Infokom MUI di Jakarta Pusat, Rabu (31/8).

Mahfud MD diberi topik ‘Bagaimana Membangun Mujahid dan Membangun Wasathiyah’.

Islam Wasathiyah adalah Islam yang berada di antara realitas dan idealitas. Islam yang berada diantara dua sisi, tidak condong ke kiri atau condong ke kanan.


“Wasathiyah Islam itu Islam jalan tengah,” ucap Mahfud.

BACA : Dibongkar Mahfud MD, Ferdy Sambo Muluskan Skenario dengan Mengontak DPR sampai Pemred Media

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyebut ada orang yang mengatakan mana ada Islam jalan tengah?

Mahfud lantas menjawab bahwa Islam Wasathiyah sama saja dengan istilah lain yang digunakan oleh umat Islam, seperti Islam Rahmatan lil Alamin.

Islam Rahmatan lil Alamin adalah Islam yang kehadirannya di tengah kehidupan masyarakat mampu mewujudkan kedamaian dan kasih sayang bagi manusia maupun alam semesta.

BACA : Dibongkar Mahfud MD, Ferdy Sambo Muluskan Skenario dengan Mengontak DPR sampai Pemred Media

Menurut Mahfud tidak ada yang namanya Islam Rahmatan lil Alamin. Itu hanya istilah yang dibuat oleh umat Islam.

“Islam Rahmatan lil Alamin itu ndak ada. Yang ada itu “Wama arsalnaka illa rahmatan lil alamin (Kami tidak mengutus mu (Muhammad) melainkan untuk memberikan rahmat bagi seluruh alam). Bahwa yang ikut nabi (Muhammad) itu Islam Rahmatan lil Alamin,” ucap Mahfud.

“Kata Islam Rahmatan lil Alamin kan buatan kita semua,” tambah Mahfud.

Mahfud mengatakan sama juga dengan Islam Kaffah. Itu hanya istilah yang dibuat oleh orang Islam. Padahal, tidak ada yang namanya Islam Kaffah.

“Di mana ada kata Islam Kaffah di Alquran dan Hadits? Ndak ada. Yang ada itu ‘udkhulu fissilmi kaffah’ (masuklah ke dalam kedamaian secara penuh),” kata Mahfud.

“Sama dengan Wasathiyah nih ‘waja’alnaakum ummatan wasatha’. Letakkan ummat di tengah-tengah. Itulah Islam Wasathiyah,” tambah Mahfud.

BACA : Tak Seperti Bayangan Publik, Kerajaan Sambo Versi Mahfud MD Ternyata Hanya Lingkup Divisi Propam

Dijelaskan Mahfud, Islam Wasathiyah adalah Islam yang membuat nyaman orang lain, tetapi tegas dalam menegakkan hukum, meskipun itu sesama orang Islam.

Menurut Mahfud, jika hukum tidak ditegakkan, maka negara akan hancur.

“Kalau ada yang bikin kacau, ya tegakkan hukum, karena Nabi pun dulu kan begitu,” ucap Mahfud.

“Kata nabi, kalau negaramu ingin selamat, tidak seperti negara-negara zaman dulu, tegakkan keadilan, sehingga anakku pun kalau melangga hukum saya potong kok tangannya,” kata Mahfud, mengutip ucapan nabi.

“Kenapa nabi (bilang begitu) karena kalau ketidakadilan dibiarkan, negara bisa hancur,” pungkas Mahfud MD. (rifky/pojoksatu)