Putri Candrawati Kelayapan Belum Ditahan, Deolipa Blak-blakan Sebut Penyidik Putri Pada ‘Gila’

Deolipa Yumara minta Putri Candrawati ditahan (ist1)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Eks pengacara Bharada Eliezer, Deolipa Yumara mendesak Kapolri menahan Putri Candrawati yang masih kelayapan padahal sudah berstatus tersangka, Rabu (31/8).

Deolipa Yumara mendesak Kapolri menahan Putri Candrawati yang rencananya akan kembali diperiksa hari ini, Rabu.

Apalagi Putri Candrawati sudah terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua. Deolipa mendesak Putri Candrawati agar segera ditahan penyidik.

Putri Candrawati sendiri akan dilakukan pemeriksaan konfrontasi di Bareskrim Polri dengan Ferdy Sambo dan 3 tersangka lainnya.


“Tidak ada dalam kejadian, yang sudah tersangka kasus pembunuhan berencana, apalagi sudah terlibat, itu masih bebas kelayapan. Pokoknya Putri itu harus ditahan Pak Dirtipidum,” kata Deolipa kepada wartawan, Rabu (31/8/2022).

Baca Juga :

Polri Rilis Animasi Ferdy Sambo Rekonstruksi Duren Tiga, Netizen Malah Tak Percaya, Duh

Pengacara kocak ini juga menila penyidik membiarkan tersangka Putri Candrawati kelayapan.

Padahal unsur pidana yang menjerat Putri Candrawati itu sudah memenuhi syarat yang bersangkutan ditahan.

Pengacara berambut ikal ini lantas menuding penyidik yang menangani kasus Putri Candrawati disebut sudah gila.

“Dasar orang gila, gitu ya. Siapa yang gila? Ya maaf yang gila para penyidiknya,” sindir Deolipa.

Karena itu, kata Deolipa Yumara, bila dalam pemeriksaan kali ini Putri Candrawati tak dilakukan penahanan, Deolipa Yumara berjanji akan ngoceh-ngoceh kepada para penyidik.

“Pokoknya Putri itu harus ditahan Pak Dirtipidum. Kalau gak saya ngoceh-ngoceh ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan, pemeriksaan lanjutan Putri Candrawati akan dikonfrontir dengan yang terlibat di Magelang.

Konfrontir itu dilakukan guna untuk menyesuaikan poin dan keterangan yang telah diperoleh.

“Konfrontir ada lima orang. PC, Susi, Kuwat, Ricky, Richard. Ini semua yang ada di Magelang,” ujar Dirtipidum Bareskrim Polri kepada wartawan soal Putri Candrawati ini, Selasa (30/8/2022). (firdausi/pojoksatu)