Pengendara Plat F Pemukul Wajah Sopir TransJakarta Ditangkap Polisi, Ini Identitas Lengkapnya

Pengemudi mobil plat F berinisial KM yang memukul wajah sopir TransJakarta ditangkap polisi (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Identitas pengendara plat F yang memukul wajah sopir TransJakarta terungkap. Pria berinisial KM ini sudah ditangkap personel polisi dari Polres Metro Jakarta Selatan.

Polisi berhasil menangkap sopir pemukul wajah sopir TransJakarta ini pada Jumat malam (26/8). Dari identitasnya, pengendara plat F ini merupakan warga Kecamatan Tapos, Kota Depok.

Untuk identitas mobilnya yaitu plat F merupakan plat polisi yang digunakan di wilayah Bogor Jawa Barat.

Sebelumnya, publik digegerkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan pengemudi plat F 1604 RA memukul wajah sopir TransJakarta.


Pemukulan wajah sopir TransJakarta ini terjadi di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Baca Juga :

Sudah Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas, Sopir Transjakarta Tak Tersangka, Ini Alasan Polda Metro

 

Kini pengendara plat F berinisial KM yang memukul wajah sopir TransJakarta ini telah diamankan oleh polisi.

“Ya, sudah diamankan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Yandri Irsan kepada wartawan, Sabtu (27/8/2022).

Dari identitas pengemudi plat F ini, Kombes Yandri mengatakan pelaku merupakan warga Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jabar.

Pelaku mengaku memukul wajah sopir TransJakarta karena lantaran tersulut emosi.

“Motif emosi,” ujarnya.

Yandri menyebut pengendara plat F yang memukul sopir TransJakarta ini menyerahkan diri ke polisi.

“Yang bersangkutan (pelaku) menyerahkan diri,” imbuhnya.

Dari informasi yang diperoleh Pojoksatu.id, identitas pemilik mobil Plat F 1604 RA yang memukul wajah sopir TransJakarta ini adalah KM.

KM merupakan warga Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat.

Sementara itu, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mengecam cekcok yang berujung pemukulan kepada sopir TransJakarta oleh pemobil tersebut.

TransJakarta meminta polisi memproses pelaku.

“TransJakarta akan mengawal kejadian tersebut untuk diproses ke jalur hukum. Ini dilakukan agar tidak ada lagi kekerasan serupa yang dialami oleh pramudi dan seluruh pekerja,” ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan TransJakarta, Anang Rizkani Noor, dalam keteranganya.

Anang menyatakan pihaknya tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan.

“PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) tidak mentoleransi kekerasan yang dilakukan pengendara mobil pribadi kepada pramudi pada Kamis malam (25/8),” kata Anang soal pengendara plat F ini. (ikror/pojoksatu)