Pakar Hukum Sebut Istri Sambo Bermain Obstruction of Justice, Kekeh Jadi Korban Pelecehan Joshua

Putri Candrawathi ketika tiba di Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTAPakar hukum pidana Abdul Fickar Hadjar menyebut istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, sengaja melakukan obstruction of justice dalam kasus Brigadir Joshua.

Menurut pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Jakarta ini, pengakuan Putri Candrawathi yang tetap kekeh jadi korban pelecehan seks Joshua, tetap bisa disebut obstruction of justice.

“Inilah langkah-langkah yang disebut dengan obstruction of justice, dengan sengaja menghalangi dan menutupi perbuatan pidana pembunuhan terhadap Brigadir Yosua,” kata Abdul Fickar, Sabtu (27/8).

Menurutnya, tindakan istri Sambo ini bisa dikategorikan menghalangi dan menutupi perbuatan pidana pembunuhan Brigadir Joshua.


Diketahui, istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, tetap mengaku jadi korban asusila atau pelecehan seks dalam kasus Brigadir Joshua ketika diperiksa selama 12 jam di Bareskrim Polri.

Baca Juga :

Nama Baik Joshua Tergantung Putri, Pelecehan atau Perselingkuhan, Ini Pengakuan Istri Sambo ke Penyidik

 

Meski Putri mengaku korban pelecehan seks Joshua, Abdul Fickar mengatakan, Putri harus menunjukkan bukti yang kuat kepada penyidik bahwa dirinya korban asusila dalam kasus tersebut.

“Ya (tetap disebut obstruction of justice) sampai dia bisa membuktikannya lagi,” ujar Abdul.

Abdul berpendapat Putri sedang memainkan obstruction of justice lantaran penyidikan atas laporan kasus pelecehan seksual yang pernah dilaporkan Putri ke Polres Metro Jakarta Selatan, telah dihentikan polisi.

“Laporan pelecehan seksual terbukti tidak ada peristiwanya sehingga kepolisian menghentikan pemeriksaannya,” katanya.

“Artinya, laporan perkaranya tentang pelecehan seksual oleh Brigadir J palsu dan dihentikan penyidikannya,” tambah Abdul.

Baca Juga :

Misteri Karangan Bunga Dukungan untuk Ferdy Sambo, Dikirim Pentury Family, Isinya Jangan Gentar

Sebelumnya, Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, telah menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua di Bareskrim Polri, Jumat (26/8).

Istri Ferdy Sambo ini digarap polisi lebih 12 jam, namun Putri tetap kekeh bahwa dia korban pelecehan seks Brigadir Joshua.

Sebelumnya, Kapolri menyebut motif pembunuhan Joshua oleh Ferdy Sambo hanya dua, pelecehan seksual atau perselingkuhan antara Brigadir Joshua dan Putri Candrawathi.

Tidak ada lagi motif lain di luar itu.

“Jadi mungkin ini juga untuk menjawab, bahwa isunya antara pelecehan ataupun perselingkuhan. Ini sedang kami dalami. Jadi tidak ada isu di luar itu,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam rapat di Komisi III DPR, Rabu (24/8/2022).

Listyo Sigit di depan Komisi III DPR menyebut motif pembunuhan Joshua untuk sementara sudah diketahui dari keterangan Ferdy Sambo.

Namun Polri masih ingin memastikan sekali lagi lewat pemeriksaan Putri Candrawathi yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Terkait motif pembunuhan Brigadir Joshua oleh Ferdy Sambo ini menurut Kapolri hanya masalah kesusilaan, tidak ada motif yang lain.

“Terkait motif ini, kami sementara sudah mendapatkan keterangan dari saudara FS. Namun, kami juga ingin memastikan sekali lagi untuk memeriksa Ibu PC,” kata Listyo lagi.

“Sehingga nanti yang kami dapat. Apalagi beliau sudah sebagai tersangka. Apakah nanti berubah lagi atau tidak,” katanya lagi.

“Dengan demikian, kami bisa mendapatkan satu kebulatan terkait dengan masalah motif ini,” tegas Jenderal Sigit dalam rapat Komisi III DPR. (ikror/pojoksatu)