KPAI Malah Beda Sikap dengan LPAI, Sebaiknya Anak Balita Putri Candrawarhi Dititipkan ke Keluarga Dekatnya

Foto keluarga Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bersama ajudan ajudan/ ist

POJOKSATU,id, JAKARTA- Komisi Perlindungan Anak Indonesia ( KPAI) sepertinya berbeda sikap dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) perihal dalam menyikapi anak bungsu Ferdy Sambo yang baru berusia 1,5 tahun.

KPAI beranggapan anak bungsu Putri Candrawathi itu sebaiknya hak asuhnya dipindahkan kepada keluarga terdekat orang tuanya.

“KPAI menyarankan untuk anak dipindahkan pengasuhannya kepada keluarga terdekat,” kata Komisioner KPAI Retno Listyarti dalam keterangannya, Sabtu (27/8/2022).

Retno menuturkan, bila Putri nantinya ditahan ditempat sel khusus, namun hal itu bukanlah tempat terbaik bagi anak yang berusia 18 tahun.


Karena itu, sebaiknya anak Putri itu diberikan hak asuhnya kepada keluarganya, di mana anak tersebut dekatnya dengannya.

BACA : Rekonstruksi di Rumah Dinas Ferdy Sambo Digelar Hari Selasa, Seluruh Pelakunya Dihadirkan di TKP

“Anak batita tersebut sebaiknya di pastikan lebih dekat kepada siapa, disanalah anak tersebut ditempatkan, tapi sebaiknya bukan didalam sel tahanan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengaku punya alasan di balik sarannya kepada Polri untuk menyiapkan sel khusus untuk Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Pasalnya, karena kasus ini, selain anak bungsunya yang masih batita, anak-anak Putri yang lain tak luput menjadi korban perundungan di dunia nyata maupun di media sosial.

“Ini pun pernah saya sampaikan pada kasusnya Mbak Angelina Sondakh, dulu dia kan, punya bayi. Ini pengalaman saya juga menangani kasus sebelumnya dan kemudian ada beberapa juga yang diizinkan, kata Kak Seto, sapaan akrabnya, Jumat (26/8/2022). (firdausi/pojoksatu)