Unggah Konten Soal Ferdy Sambo di TikTok #BerantasJudiOnline, Warga Pekanbaru Ditangkap

Judi online 303

POJOKSATU.id, JAKARTA – Masril, warga Pekanbaru, ditangkap Polda Metro Jaya gegara mengunggah konten soal Ferdy Sambo di media sosial TikTok.

Musril yang diketahui merupakan Ketua Umum Forum Pekanbaru Kota Betuah (FPKB) itu ditangkap di rumahnya di Jalan Hang Tuah, Tanayan Raya, Kota Pekanbaru.

Kuasa hukum Musril, Suroto menyatakan, kliennya sudah ditahan di Mapolda Metro Jaya selama 22 hari.

“Ditahan atas dugaan melanggar Pasal 26 ayat (2) UU ITE dan Pasal 207 KUHP,” kata Suroto seperti dilansir PojokSatu.id dari Disway.id, Rabu (25/8/2022).


Dalam unggahannya, kata Suroto, Masril mengunggah ulang konten terkait dugaan aktivitas perjudian di akun TikTok miliknya @Aniesriau.

Sedangkan konten tersebut itu dikutip dari akun @opposite6890.

BACA: Kemarahan Kapolri pada Ferdy Sambo sampai Ubun-ubun, Polri Dibikin Porak Poranda, Aib !

Konten yang diunggah ulang oleh Masril berjudul ‘Orang-orang Pilihan Ferdy Sambo’.

Dalam unggahan tersebut Masril memberikan tagar #BerantasJudiOnline.

“Laporan polisi model A, ini artinya Masril dilaporkan oleh anggota Polri 29 Juli lalu. Dua hari kemudian klien kami ditangkap,” kata Suroto.

Masril ditangkap atas laporan polisi nomor: LP/A/846/VII/2022/SPKT/Polda Metro Jaya.

Laporan dibuat oleh seorang anggota Polri pada 29 Juli 2022.

Suroto menjelaskan, terkait unggahan video tersebut, kliennya sejatinya sudah membuat video permohonan maaf.

BACA: Datangi Kapolri, Kata-kata Ferdy Sambo Manis tapi Busuk

Video permintaan amaf itu juga diunggah melalui akun TikTok-nya.

Akan tetapi, proses hukum terhadap kliennya ternyata masih terus berlanjut.

Suroto menyampaikan, pada 12 Agustus lalu pihaknya datang ke Polda Metro Jaya untuk berjumpa kliennya.

Dalam pertemuan itu, penyidik menyampaikan perkara yang menjerat Masril masih dalam tahap penyidikan.

Dia juga mengungkap sudah berkirim surat kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.

Permintaannya, agar perkara Pak Masril bisa diselesaikan dengan restorative justice (penyelesaian di luar pengadilan).

BACA: Apa Alasan Ferdy Sambo Mengundurkan Diri? Takut Namanya Jelek jadi Pecatan Polisi?

“Tetapi sampai sekarang belum ada jawaban,” tutur Suroto.

Karena tidak menemukan titik terang, Suroto dan tim kuasa hukum berencana akan melaporkan penyidik Polda Metro Jaya ke Propam Polri.

“Tindak lanjut dari kami akan melaporkan penyidik Polda Metro Jaya ke Propam Mabes Polri dan akan mengajukan gugatan praperadilan,” tandasnya. (Ade GP/disway/pojoksatu)