Mengaku Menyesal Membunuh Brigadir Joshua, Ferdy Sambo Bikin Surat Tulisan Tangan, Isinya Begini

Irjen Pol Ferdy Sambo saat tandatangan berkas sebelum diamankan ke Mako Brimob pada Sabtu, 6 Agustus 2022 lalu. -istimewa-

POJOKSATU.id, JAKARTA- Irjen Ferdy Sambo menulis surat terkait penyesalanya atas kasus pembunuhan yang menimpa ajudannya Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarata atau Brigadir Joshua.

Arman Hanis yang juga pengacara Ferdy Sambo membenarkan perihal surat berupa tulisan tangan tersebut .

Ferdy Sambo menulis surat tersebut pada tanggal 22 Agustus 2022 di Jakarta besertakan tanda tanganya di atas materai Rp 10 Ribu.

Dalam surat yang ditulis Ferdy Sambo.


Dia menyatakan siap menanggung seluruh dampak hukum dari kasus pembunuhan berencana terhadap kasus Brigadir J.

Berikut isi lengkap surat terbuka dari Irjen Fedry Sambo.

“Perihal: Permohonan maaf kepada senior dan rekan perwira tinggi, Perwira menengah, Perwira pertama, dan Rekan Bintara Polri.

Rekan dan Senior yang saya hormati.

Dengan niat murni, saya ingin menyampaikan rasa penyesalan dan permohonan maaf yang mendalam atas dampak yang muncul secara langsung pada jabatan yang senior dan rekan-rekan jalankan dalam institusi Polri atas perbuatan yang saya lakukan.

Saya meminta maaf kepada senior dan rekan rekan semua yang secara langsung merasakan akibatnya. Saya mohon permintaan maaf saya dapat diterima dan saya menyatakan siap menjalankan setiap konsekuensi sesuai hukum yang berlaku.

Saya juga menerima tanggung jawab dan menanggung jawab semua akibat hukum yang dilimpahkan kepada senior dan rekan rekan yang terdampak.

Semoga kiranya, penyesalan dan permohonan maaf ini dapat diterima dan terbuka dan saya siap menjalani proses hukum ini dengan baik sehingga mendapatkan keputusan yang membawa rasa rasa keadilan bagi semua pihak.

Terimakasih. Semoga tuhan melindungi kita semua

Hormat Saya

Ferdy Sambo

Inspektur Jenderal Polisi,”