Babak Baru Setelah Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir Joshua, Giliran Kapolri Bakal Dicecar DPR Terkait Judi Terorganisir di Konsorsium 303 Kaisar Sambo

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo

POJOKSATU.id, JAKARTA- Komisi III DPR RI mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kapolri Jenderal Lisityo Sigit Prabowo, pada Rabu (24/8/2022) besok.

Salah satu yang akan ditanyakan Komisi III terkait dengan kaisar Sambo dalam Konsorsium 303.

Kemudian, DPR juga akan menanyakan kembali terkait kematian Brigadir Joshua.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond Junaidi Mahesa kepada wartawan di kompleks Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2022).


“Tapi akibat dari peristiwa ini memunculkan hal-hal yang hari ini non-proses peradilan,” ujarnya.

Tak hanya soal konsorsium 303 Kaisar Sambo, Desmond juga menyebutkan akan menanyakan pembubaran Satagassus oleh Kapolri.

BACA : Hasil Otopsi Ulang Brigadir Joshua Hanya Ditemukan Luka Tembak, Kamaruddin Sindir Para Dokter : Mending Belajar Lagi ke Luar Negeri

Selanjutnya, bisinis gelap, mulai dari narkoba judi online yang diduga melibatkan banyak anggota polisi.

“Apa itu? Seperti ada persoalan tiba-tiba berkaitan dengan Satgassus, judi online, narkoba, dan tiba tiba ada sekian banyak anggota polisi yang terjerat kasus Sambo,” ucapnya.

Oleh karenanya diperlukan tindakan tegas dari Kapolri dalam menindak anggotanya yang terlibat bisnis online.

Terlebih lagi dugaan kaisar Sambo dalam grafik konsorsium 303.

“Ada anggota yang terlibat penuh, hanya disuruh, dan ini perlu kejelian dalam memberi tindakan,” tutur Desmond.

Politisi Partai Gerindra itu juga mengatakan, Komisi III akan memantau dan mengawasi terkait apa yang dikerjakan oleh Kapolri dan anggotanya.

“Oleh karenanya Komisi III akan melakukan pantauan dan pengawasan terkait apa yang dilakukan oleh Kapolri kepada anggotana,”

Untuk diketahui, kaisar Sambo atau konsorsium 303 judi online yang disebut-sebut diketuai Irjen Ferdy Sambo menjadi sorotan publik.

Banyak pihak mendesak Kapolri Jenderal Lisityo Sigit Prabowo bisa membongkar kebenaran konsorsium 303 itu yang diduga melibatkan puluhan anggota Polri. (mufit/Pojoksatu)