Akhirnya Mahfud MD Bicara Uang Judi, Konsorsium 303 dan Konsorsium Tambang

Mahfud MD menanggapi isu penemuan uang judi 303 dan konsorsium tambang saat RDP dengan Komisi III DPR

POJOKSATU.id, JAKARTA – Menko Polhukam Mahfud MD akhirnya menanggapi isu uang judi 303 yang ditemukan di rumah Irjen Ferdy Sambo sebanyak Rp900 miliar.

Mahfud MD dalam kapasitasnya sebagai Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) juga menanggapi beredarnya grafik berjudul ‘Kaisar Sambo dan Konsorsium 303.

“Skema tentang uang judi itu saya betul-betul tidak tahu,” ucap Mahfud MD dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI, Senin (22/8).

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengaku baru mengetahui informasi itu setelah beredar luas di media sosial.


“Baru dengar itu sesudah terbuka, tanggal 18 kali itu baru dikeluarkan,” kata Mahfud.

Mahfud tak menampik sebelum viral di media sosial, dirinya sempat mendengar isu itu. Namun Mahfud tak menaNggapi.

BACA : Grafik Konsorsium Tambang Diduga Serangan Balik Kelompok Ferdy Sambo, Jenderal Bintang 3 Terseret

Ia menolak menanggapinya karena fokus pada kasus pembunuhan Brigadir Joshua Hutabarat yang diotaki Irjen Ferdy Sambo.

“Sebelum itu sudah dengar di telinga, tapi bagi saya ndak ada kaitannya (dengan pembunuhan Brigadir Joshua). Oleh karena itu, saya ndak akan masuk ke yang lain,” tegas Mahfud.

Kompolnas, kata Mahfud, hanya akan fokus mengawal kasus pembunuhan Brigadir Joshua.

Mahfud menilai isu judi online 303 maupun kasus narkoba yang menyeret Ferdy Sambo, merupakan kasus terpisah karena tidak ada kaitannya dengan pembunuhan Joshua.

“Ndak ada yang lain dulu lah. Ini perkara (pembunuhan) dulu. Soal lain, judi, soal narkoba, itu nanti. Itu urusan terpisah dari ini,” tegas Mahfud.

BACA : Rekening Brigadir Joshua Dibekukan, Rekening Ferdy Sambo Belum Diblokir, PPATK Beri Penjelasan Begini

Mahfud tak menyangka grafik Kaisar Sambo dan Konsorsium 303 beredar viral di sosial media.

“Tiba-tiba keluar tanggal 18 gambar itu. Jadi, kalau ditanya apa saran pemerintah? Saran Kompolnas terhadap ini (grafik Kisar Sambo) belum. Baru empat hari ke sekarang keluarnya. Dan itu hari libur semua tiga harinya kan,” beber Mahfud.

Mahfud mengaku mengetahui grafik yang mencantumkan nama Ferdy Sambo beserta 6 jenderal bintang dua dan jenderal bintang satu itu saat berada di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Saya dengar itu waktu di Makassar, sedang kunjungan kerja hari Jumat. Lho kok ada gambar begini,” imbuh Mahfud.

BACA : Harga BBM Naik Kalah Heboh Kaisar Sambo, Dahlan Iskan Konfirmasi Skema 303, Oh Ternyata

Sehari kemudian, muncul grafik Konsorsium Tambang yang diduga sebagai serangan balik dari kelompok Sambo.

“Besoknya muncul lagi gambar tandingannya. Kami belum menyikapi,” ucap Mahfud.

Grafik Konsorsium Tambang melibatkan jenderal bintang tiga (Komjen) dan jenderal bintang dua (Irjen). Mereka diduga melindungi bisnis tambang di Kalimantan dan Medan, Sumatera Utara.

“Oleh karena itu, maka jalan keluar yang diambil oleh Kompolnas sampai saat ini yaitu tidak menarik-narik ke hal lain dulu, termasuk judi, apa itu,” kata Mahfud.

Mahfud MD menjelaskan Kompolnas telah bersepakat untuk berhenti membicarkan masalah uang judi, judi online 303, konsorsium 303 maupun Konsorsium Tambang. (rifky/pojoksatu)