Polres Sijunjung Sikat 7 Bandar Judi Online 303, Ternyata Perintah Langsung dari Kapolri

Kapolres Sijunjung, AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi jumpa pers terkait penangkapan 7 bandar judi online 303.
Kapolres Sijunjung, AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi jumpa pers terkait penangkapan 7 bandar judi online 303.

POJOKSATU.id, SINJUNGJUNG – Polri gencar menangkap bandar judi online 303 yang selama ini dikaitkan dengan Irjen Ferdy Sambo, otak pembunuhan Brigadir Joshua Hutabarat.

Penangkapan pelaku judi online 303 merupakan perintah langsung dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Listyo memerintah kepada semua Polda untuk menangkap pelaku judi online 303.

Polda dan Polres di seluruh Indonesia pun langsung gerak cepat, salah satunya Polres Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat.


Polres Sijunjung berhasil mengungkap 8 kasus judi online (online gambling) atau yang dikenal dengan kode 303.

Sebanyak 12 tersangka diamankan, termasuk 7 bandar judi 303.

“Tersangka yang kita amankan sebanyak 12 orang, di mana rata-rata dari 8 ini 1 kasus judi konvensional, sisanya judi online,” ucap Kapolres Sijunjung, AKBP Muhammad Ikhwan Lazuardi.

BACA : Perwira Polisi Emosi dan Copot Baju Dinas, Merasa Istri Dilecehkan Wartawan

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai, HP, buku tabungan dan beberapa kartu ATM.

“Untuk barang bukti yang diamankan, yaitu berbagai macam HP yang dipergunakan untuk bermain judi online, kemudian uang dengan total keseluruhan Rp2.074.000 dan rekening,” ucap Lazuardi.

Ia menjelaskan bandar mengajak langsung para penjudi untuk bermain. Bahkan, bandar juga mengajarkan para penjudi tentang cara bermain judi online 303.

“Modus operandi di sini yaitu para bandar mengajak untuk turut serta bermain (judi online) melalui dia,” ucapnya.

“Dia (bandar) bisa mengajar langsung di lokasi maupun melalui WhastApp,” tambah Lazuardi.

BACA : Ramai Isu Ferdy Sambo Bandar Judi 303, Mahfud MD Bilang Begini

Ia menjelaskan seluruh pelaku dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman pidana 10 tahun penjara dan denda Rp25 juta.

Lazuardi mengimbau kepada masyarakat agar berhenti bermain judi online karena tidak akan pernah untung.

“Hentikan penyakit masyarakat ini. Perjudian ini tidak akan pernah ada untungnya. Yang untung adalah bandar. Sedangkan pemain bisa dikategorikan pasti rugi, karena setiap dia menang, dia akan memasang lagi,” katanya.

“Tidak ada ketentuan yang namanya pemain judi itu bisa menang,” tegas Lazuardi.

BACA : Marak Judi Online, Mantan BAIS TNI Minta Polri Buka-bukaan Tangkap Para Bos Mafia

Ia menegaskan Polres Sijunjung tetap konsisten untuk memberantas judi online 303 sampai ke akar-akarnya.

“Alhamdulillah dari kasus ini, kita bisa memutus mata rantai,” imbuhnya.

Penangkapan pelaku dan bandar judi 303 merupakan perintah langsung dari pimpinan.

“Ini juga direktif. Bukan hanya direktif dari pimpinan saja, tapi ini bagian dari tugas pokok kita sebagai penegak hukum,” katanya.

“Polres Sijunjung tidak ingin di wilayah hukumnya ada penyakit masyarakat yang merajalela,” tandas Lazuardi.

Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit memerintahkan seluruh Polda untuk memberantas segala bentuk perjudian online (online gambling) atau yang dikenal sebagai dengan kode 303.

Perintah Kapolri disampaikan oleh Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Agus Adrianto .

Komjen Agus menyebut kepolisian saat ini tengah gencar memberantas judi online. Sebab, kegiatan itu dinilai meresahkan masyarakat dan meningkatkan kriminalitas.

“Sudah banyak yang kita ungkap dan tangkap terkait kegiatan judi,” ucap Agus Adrianto. (one/pojoksatu)